www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Karolin Ajak Masyarakat Kalbar Tumbuhkan Ideologi Pancasia

Posted by On 01.46

Karolin Ajak Masyarakat Kalbar Tumbuhkan Ideologi Pancasia

Karolin Ajak Masyarakat Kalbar Tumbuhkan Ideologi Pancasia

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 02 Juni 2018 - 05:00 WIB

dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)
dr Karolin Margret Natasa Calon Gubernur Kalimantan Barat (Foto Dok Industry.co.id)

Berita Terkait

Karolin Margret Natasa, Calon Gubernur Kalimantan Barat (Doto Dok Industry.co.id)
Karolin Natasa Ajak Masyarakat Wujudkan Kalbar Aman-Religius
Cagub Kalbar Karolin Siap Akomodir Usulan Pembangunan Rumah Ibadah
Cagub Karolin Berikan Perubahan untuk Kalimantan Barat

INDUSTRY.co.id - Pontianak- Calon Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2, Karolin Margret Nat asa mengajak seluruh masyarakat Kalbar untuk menumbuhkan kembali ideologi Pancasila dengan mengesampingkan perbedaan di tengah kemajemukan masyarakat.
"Seperti yang kita ketahui bahwa Pancasila lahir bukan untuk sekelompok atau segolongan orang serta bukan untuk satu agama saja dan satu etnis saja. Tetapi, Pancasila lahir untuk seluruh rakyat Indonesia tanpa membedakan-bedakan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA)," kata Karolin, di Sintang, Jumat (1/6/2018)
Menurutnya, Pancasila ada untuk rakyat Indonesia tanpa membedakan SARA, karena Pancasila merupakan ideologi, pandangan dan falsafah hidup yang harus dipedomani bangsa Indonesia dalam proses penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara dalam mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan.
"Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya merupakan nilai-nilai luhur yang digali dari budaya bangsa dan memiliki nilai dasar yang diakui secara universal dan tidak akan berubah oleh perjala nan waktu. Saya rasa ini yang perlu kita pertegas dalam memaknai hari lahirnya Pancasila," tuturnya.
Mantan anggota DPR itu menambahkan, Indonesia yang dibangun atas dasar niat baik dari anak bangsa untuk saling berbagi dan membangun identitas bersama kini justru dicemari oleh semangat mengedepankan perbedaan.
Padahal sejarah jelas mencatat kelahiran Indonesia didasarkan semangat persatuan. Dari bangsa-bangsa yang berbeda dengan sejarah berbeda menjadi Bangsa Indonesia.
"Untuk itu, Pancasila perlu diperkuat dikalangan generasi muda bangsa. Agar kita tidak terkotak-kotak oleh perbedaan yang nyata dapat memecah belah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin sangat baik selama ini di Kalbar," katanya.
Seperti diketahui, kata Karolin, sudah dua tahun ini atau tepatnya dimulai tahun 2017 lalu, setiap tanggal 1 Juni yang merupakan hari lahir Pancasila, ditetapkan sebagai hari libur secara nasional.
Penetapan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 24 Tahun 2016, yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato pada peringatan Pidato Bung Karno 1 Juni 1945, di Gedung Merdeka, Bandung, pada 1 Juni 2016.
"Untuk itu, saya mengajak kepada segenap masyarakat Kalbar agar bisa memaknai peringatan Hari Lahir Pancasila ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan kita dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa," katanya.
Karolin menambahkan, persatuan dan kesatuan di Kalbar saat ini sudah terjalin sangat baik, dimana semua perbedaan yang ada bisa dikesampingkan oleh masyarakat dalam berbagai hal.
Contohnya, kata dia, saat ini umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa, dan beberapa hari lalu, umat Hindu sedang merayakan Waisak. Namun semuanya bisa berjalan harmonis, dimana umat Katolik juga bisa beribadah dengan tenang di Gereja, dan semua umat beragama di Kalbar bisa menjalankan ibadahnya dengan tenang.
"Ini contoh kecil dari kebersamaan kita yang sudah sangat baik tercipta dan tentunya melalui peringatan hari Lahir Pancasila ini harus bisa kita tingkatkan lagi kebersamaan itu," katanya.
Pada saat Pilkada serentak tahun 2018 ini, dirinya juga berharap agar masyarakat bisa tetap bersatu dan tidak terpecah belah hanya karena perberadaan pilihan.
"Ingat, pilihan boleh berbeda, tetapi kita tidak boleh terpecah. Tetap jaga kondusifitas dan bentengi diri dari isu-isu negatif yang dapat memecah persatuan kita," katanya.

Baca Juga

Larangan Mantan Napi Caleg Perlu Diapresiasi
Gerindra Tak Terima Bakal Caleg Tersandung Korupsi
Baliho Pencapresan Dirusak, Sam Aliano Tuding Kubu Parpol
Bamsoet: Perilaku Peimpin Harus Cerminkan Pancasila
JK: Di Bawah Kepemimpinan Airlangga, Golkar Kini Miliki Soliditas…

Industri Hari Ini

Menteri BUMN Rini Soemarno di Semarang (Dok Industry.co.id)

Sabtu, 02 Juni 2018 - 15:00 WIB

Menteri Rini: Subsidi Solar Menjadi Rp2000/Liter

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pemerintah telah menetapkan kenaikan subsidi untuk BBM jenis solar dari Rp500 menjadi Rp2.000 per liter.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

Sabtu, 02 Juni 2018 - 14:30 WIB

Tol Malang-Pandaan Fungsional H-10 Lebaran 218

Ruas jalan tol Malang-Pandaan seksi 1 (Pandaan-Purwodadi) dan seksi 3 (Lawang-Singosari) sepanjang 16 dari 38 kilometer siap digunakan sebagai jalur mudik fungsional pada H-10 Lebaran 2018.

Alun-Alun Bandung (Foto: flickr.com)

Sabtu, 02 Juni 2018 - 14:30 WIB

Sore Ini, Yuk Be rbuka Puasa Bersama di Jalan Asia Afrika, Bandung

Pada Sabtu sore, (2/6/2018), di Bandung akan ada acara Buka Puasa Bersama atau Bukber On The Street (Bubos) 2018. Acara buka bersama ini, akan digelar di sepanjang jalan Asia Afrika, Bandung.…

Kemacetan di Jalan Tol (Foto Ist)

Sabtu, 02 Juni 2018 - 14:00 WIB

Jasa Marga Palikanci Prediksikan Arus Naik 14 Perse

Jasamarga Cabang Tol Palimanan-Kanci (Palikanci) Cirebon, Jawa Barat, memprediksi puncak arus balik meningkat 14 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Maskapai Garuda Indonesia

Sabtu, 02 Juni 2018 - 13:30 WIB

Kerja di Perusahaan Pemerintah, Mogok Kerja Saat Mudik Tidak Etis

Karyawan BUMN yang melakukan mogok pada saat arus mudik, dituding tidak etis, karena sebagai karyawan yang bekerja di perusahaan milik pem erintah, seharusnya tetap mengedepankan pelayanan kepada…

selengkapnya airy rooms

Industri Populer

1
Mandek Bayar Iklan, Meikarta Tersandung Hukum di Pengadilan Niaga
2
PT Mahkota Sentosa Utama Pengembang Meikarta Tolak Gugatan Vendor Iklan
3
AXA Financial Ajak Masyarakat Kenali Asuransi Syariah
4
Kembangkan Pariwisata Halal, IITCF Gandeng Forjim
5
Mengejutkan! Aktris Muda Dea Panendra Masuk 7 Nominasi IMAA 2018
6
Momentum Hari Lahir Pancasila, Amran Serukan Perangi Mafia Pangan
7
McDonald's Indonesia Perkenalkan Desain Baru dan Teknologi Pemesanan di McDonalds Artha Gading
8
Kantor Radar Bogor Digeruduk Massa PDIP, Forjim: Ini Persekusi Kebebasan Pers
9
Fadli Zon Mengenal Dawam Rahardjo Sosok Pemikir Sosial-Keagamaan
10
Rohadi Dianjurkan Masuk ke Lembaga P erlindungan Saksi dan Korban

Magazine

Industri Keramik Menunggu Komitmen Pemerintah

Majalah Industry

Mei 2018
Subscribe Scoop Logo

LOWONGAN KERJA

OPINI

Salis S. Aprilian
Indonesia Darurat (Manajemen) Energi
Bintang Handaya   ni, Ph.D, Dosen dan Peneliti Senior di President University, Cikarang (Foto Dok Industry.co.id)
Citarum Bersolek: Konstruksi Alur Cerita dan Tata Kelola Pariwisata Air
 Salis S. Aprilian, Technical Expert/Strategic Advisor, Direktorat Gas & EBT, PT Pertamina (Persero) dan Pemerhati Migas (dok INDUSTRY.co.id)
Membangun(kan) Pertamina
Ahmad Iskandar: Dosen Fakultas Ekonomi di Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (Foto Dok Industry.co.id)
Bank Sistemik Bukan Bank Gagal
Jaya Suprana. (Foto: IST)
Doa Tragedi 13 Mei 2018
Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »