www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

WWF Indonesia Program Kalbar Ajak Bergaya Hidup Hijau

Posted by On 21.53

WWF Indonesia Program Kalbar Ajak Bergaya Hidup Hijau

WWF Indonesia Program Kalbar Ajak Bergaya Hidup Hijau

WWF-Indonesia Program Kalimantan Barat kembali menggedor pintu kesadaran masyarakat perkotaan (urban).

WWF Indonesia Program Kalbar Ajak Bergaya Hidup HijauTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWAWWF-Indonesia Program Kalimantan Barat membagikan kantong belanja untuk mengurangi penggunaan kantong plastik.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG â€" WWF-Indonesia Program Kalimantan Barat kembali menggedor pintu kesadaran masyarakat perkotaan (urban).

Bertepatan dengan Hari Keanekaragaman Hayati Internasional 22 Mei, lembag a konservasi alam ini mengajak warga Pontianak dan sekitarnya untuk bergaya hidup hijau.

“Masyarakat perkotaan perlu mendapat informasi mengenai gaya hidup hijau. Sifat konsumerisme itu selalu berhubungan dengan ketersediaan sumber daya alam dan berdampak langsung pada lingkungan. Hampir semua produk yang tersedia di pasaran bersumber dari alam. Ketika produk itu menjadi sampah dan sulit terurai, akan menjadi masalah bagi lingkungan,” kata Albertus Tjiu, Manajer Program Kalbar WWF-Indonesia di Pontianak, Selasa (22/5/2018).

Baca: Putra Putri Kapuas Hulu Ikuti Bujang Dara Gawai Dayak XXXIII

Albert mencontohkan, jumlah sampah sisa makanan di Kota Pontianak mencapai 66 persen pada 2015. Jika waktu itu jumlah sampah per hari 350 ton, maka sisa makanan saja jumlahnya sudah 231 ton per harinya. Sementara untuk mengolah makanan dan minuman ini diperlukan banyak air bersih dari alam.

Tingkat konsumerisme yang tinggi ini akan bisa dikurangi at au diimbangi jika dibarengi dengan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Gaya hidup inilah yang sedang dipromosikan untuk menjaga agar sumber daya alam, agar lingkungan dapat terus memberikan daya dukung bagi kehidupan umat manusia.

“Perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu cara terbaik dalam menerapkan aksi untuk menjaga keberlangsungan keanekaragaman hayati,” cetusnya.

Baca: Imbau Puskesmas Tanggap Bila Temukan Kasus Penyakit Menonjol

Gaya hidup hijau, kata Albert, menjadi sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Mengolah, memilih, dan mengonsumsi hasil yang bersumber dari alam serta menjaga kelestarian alam itu sendiri.

Tiga prinsip gaya hidup hijau adalah reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali) dan recycle (daur ulang) menjadi bagian terpenting dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano Editor: listya sekar siwi Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Siswa SD Buat Siswi SMP di Tulungagung Mengandung hingga Usia 6 Bulan, Begini Keputusan Keluarga Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »