www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Sulitnya Perekonomian Jadi Faktor Utama TKI, Ini Kata Anggota ...

Posted by On 22.52

Sulitnya Perekonomian Jadi Faktor Utama TKI, Ini Kata Anggota ...

Sulitnya Perekonomian Jadi Faktor Utama TKI, Ini Kata Anggota DPRD Kalbar

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung mengatakan sulitnya perekonomian guna pemenuhan kebutuhan

Sulitnya Perekonomian Jadi Faktor Utama TKI, Ini Kata Anggota DPRD KalbarTRIBUN PONTIANAK/WAHIDINAnggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Suyanto Tanjung mengatakan sulitnya perekonomian guna pemenuhan kebutuhan menjadi satu diantara faktor banyak Warga Negara Indonesia (WNI) khususnya Kalbar yang menjadi tenaga kerja di negara-negara lain.

"Ekonomi sulit di negara sendiri menjadi faktor utama,” ungkapnya, Minggu (27/5/2018).

Baca: Marwan: Disperindagkop dan UM Juga Sidak ke Beberapa Kecamatan

Di samping itu, faktor lain yang melatarbelakangi WNI bekerja di luar negeri adalah kurangnya ketersediaan lapangan pekerjaan. Suyanto mengatakan menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) bukan sesuatu yang dilarang sepanjang dilakukan sesuai jalur yang benar dan prosedur yang ada.

“Jadi TKI harus legal. Jangan ilegal,” terangnya.

Baca: Karolin-Gidot Siap Kembangkan Teknologi Tepat Guna Untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM

Sebagai bentuk dukungan kepada TKI, kata Suyanto, pemerintah memberikan pelatihan keterampilan khusus agar para TKI menjadi tenaga kerja handal di negara lain.

"Ini tujuannya jangan sampai WNI kerja di sana sebagai buruh kasar apalagi ilegal dengan gaji t idak mencukupi dan tidak memuaskan," katanya.

Baca: Berikan Kultum Ramadan Di Sambas, Sutarmidji Ajak Masyarakat Kembali pada Alquran

Menurut dia, ada hal yang harus dibenahi agar warga Indonesia tidak mencari kerja ke negara lain. Seyogyanya, Indonesia kaya akan Sumber Daya Alam yang dapat dikelola untuk menghasilkan. Selain itu, cukup banyak perusahaan Indonesia yang memerlukan tenaga kerja.

“Namun, masih saja warga Indonesia bekerja negara lain. Ada hal yang salah dan perlu dibenahi. Misalnya, sistem pengupahan. Bisa saja di negara lain upahnya lebih tinggi dari Indonesia. Ini perlu kita sesuaikan," tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: listya sekar siwi Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Kapolri Minta Pernyataan Teroris Aman Abdurrahman soal Bom Surabaya Diviralkan Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »