www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Pencapaian e-KTP 84,31 Persen, Kalbar Berada di Peringkat 26 ...

Posted by On 17.26

Pencapaian e-KTP 84,31 Persen, Kalbar Berada di Peringkat 26 ...

Pencapaian e-KTP 84,31 Persen, Kalbar Berada di Peringkat 26 dari 34 Provinsi se-Indonesia

Pilkada pada 27 Juni 2018, yang masyarakat yang punya hak pilih wajib gunakan KTP-El ataupun suket

Pencapaian e-KTP 84,31 Persen, Kalbar Berada di Peringkat 26 dari 34 Provinsi se-IndonesiaTRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINOSuasana pelayanan perekaman e-KTP massal usai launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radankg, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Senin (7/5/2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kependudukan d an Pencatatan Sipil (Kadisdukcapil) Provinsi Kalbar, Y Anthonius Rawing menegaskan pihaknya dukung penuh target perekaman KTP-El nasional yakni 85 persen.

Seperti diketahui, saat ini angka perekaman e-KTP di Kalbar mencapai 84,31 persen. Capaian ini membuat Kalbar bercokol di peringkat 26 dari 34 provinsi se-Indonesia.

“Ini akan terus kami kejar. Setidaknya mencapai target nasional atau bahkan melampauinya,” ungkapnya kepada awak media saat diwawancarai usai launching Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan (GISA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Rumah Radankg, Jalan Sutan Syahrir Pontianak, Senin (7/5/2018).

(Baca: Subhanallah! Tak Lazim, Anak Ayam Berkaki dan Bersayap Empat Viral )

Disdukcapil Kalbar mendukung suksesnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) Tahun 2019 melalui perekaman e-KTP. Namun, pihaknya tidak mau membatasi hanya momen Pilkada saja.

“Target kami adalah semua orang direkam, lalu mendapatkan KTP-El. Pilkada pada 27 Juni 2018, yang masyarakat yang punya hak pilih wajib gunakan KTP-El ataupun suket. Seluruh masyarakat harus terpenuhi hak konstitusinya,” imbuhnya.

Pihaknya hanya sebagai penyedia data. Keputusan menggunakan hak pilih atau tidak (golput) saat pelaksanaan Pilkada, kata Anthonius, itu tergantung dari hak privasi masyarakat itu sendiri.

“Kami hanya sebagai penyedia data. Memberikan keyakinan bahwa semua orang warga negara sudah wajib memiliki KTP-EL untuk mendapat KTP atau suket. Dari Ditjen Kemendagri sudah menjamin bahwa blangko tersedia. Tahun 2019 nanti, tidak ada suket. Tahun 2019, kami target semua sudah miliki KTP-El,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Jamadin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Polisi Amankan Wanita Penghibur Berseragam SD di Kaltim, Miris Tingkahnya Rusak Citra Pendidikan Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »