www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komunitas 1000 Guru Kalbar, Traveling Sambil Melihat Kondisi ...

Posted by On 17.33

Komunitas 1000 Guru Kalbar, Traveling Sambil Melihat Kondisi ...

Komunitas 1000 Guru Kalbar, Traveling Sambil Melihat Kondisi Pendidikan di Pedalaman

Acara tersebut juga turut dimeriahkan oleh komunitas 1000 Guru Kalbar, yaitu sebuah komunitas yang bergerak di bidang sosial khususnya pendidikan.

Komunitas 1000 Guru Kalbar, Traveling Sambil Melihat Kondisi Pendidikan di PedalamanTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BELLAKomunitas 1000 Guru Kalbar saat hadir di acara Pekan Pendidikan Khatulistiwa 2 di Taman Ayani Untan pada Sabtu (05/05 /2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Aksi Sedekah Pendidikan menggelar Acara Pekan Pendidikan Khatulistiwa 2 di Taman Ayani Untan pada Sabtu (05/05 /2018).

Dengan Tema "Seniku untuk Pendidikan", acara tersebut membuka donasi buku yang dapat ditukarkan dengan berbagai voucher.

Acara tersebut juga turut dimeriahkan oleh komunitas 1000 Guru Kalbar, yaitu sebuah komunitas yang bergerak di bidang sosial khususnya pendidikan.

Baca: 6 Tim Liga Inggris Terancam Bernasib Tragis! Termasuk Liverpool dan Chelsea

Ketua Regional 1000 Guru Kalbar Deri Susanto (24) mengatakan, meskipun nama komunitas ini adalah 1000 Guru Kalbar, namun anggota 80 persen justru bukan guru, melainkan mahasiswa dan umum.

"Di Indonesia, komunitas ini sudah ada sejak tahun 2012, dan di Kalimantan Barat baru ada sejak tahun 2015. Sekarang jumlah anggota ada 190 orang di Kalbar, 80 persen mereka terdiri dari mahasiswa dan umum, sisanya baru orang-orang yang punya basic guru," terangnya.

Dengan program Traveling & Teachin g (TnT) mengajar sambil jalan-jalan dan Teaching & Giving (TnG) mengajar sambil berbagi, komunitas ini masuk ke pedalaman di Kalimantan Barat dan melihat langsung kondisi pendidikan di sana.

Baca: 6 Seleb yang Merupakan Anak Tunggal, Nomor 6 Gantengnya Kebangetan

"Pertama kita melihat dari sisi infrastruktur, itu bisa dibilang miris. Di pedalaman sana banyak anak-anak yang semangat untuk sekolah, bahkan rela menempuh perjalanan jauh berkilo-kilo dengan jalan kaki, bahkan hingga 3 jam di sekadau. Mereka rela naik turun gunung, bahkan hingga lepas sepatu dan digantung di leher karena jalan becek dan terkadang harus nyebrang sungai," kata Deri.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Bella Editor: listya sekar siwi Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Mahasiswi Dirampok dan Dilecehkan di Taksi Online saat Hendak Kuliah, Begini Kronologinya Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »