www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Ini Harapan Pemuka Agama Hindu Kalbar Pasca Pengesahan UU ...

Posted by On 13.27

Ini Harapan Pemuka Agama Hindu Kalbar Pasca Pengesahan UU ...

Ini Harapan Pemuka Agama Hindu Kalbar Pasca Pengesahan UU Terorisme

UU Terorisme merupakan hasil revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

Ini Harapan Pemuka Agama Hindu Kalbar Pasca Pengesahan UU TerorismeTRIBUNPONTIANAK.CO.ID /BELLA ISKHRAKetua PHDI Kalbar Ida Sri Resi Dukuh Putra Bandem Kepakisan

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kalimantan Barat, Ida Sri Resi Dukuh Putra Bandem Kepakisan mengharapkan pengesahan Undang-Undang (UU) Terorisme dapat memberikan keleluasaan kepada aparat keamanan untuk memberangus terorisme di Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

UU Terorisme merupakan hasil revisi Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.

Baca: Kompak Dengan Hati, ZLS-STS Buka Puasa Bersama

“Saya berharap UU yang disetujui dan disahkan itu membuat aparat keamanan dan pertahanan punya kewenangan dalam mendeteksi dan menindak terorisme,” ungkapnya saat diwawancarai Tribun Pontianak, Minggu (27/5/2018) sore.

Sebelum ada UU itu, diakui masih belum ada kejelasan terkait kewenangan aparat, khususnya kepolisian. UU itu akan semakin memperkuat sinergitas antara TNI dan Polri dalam memberantas terorisme.

Baca: Sambut Positif Pengesahan UU Terorisme, Ini Tanggapan PWNU Kalbar

“Sudah menjadi realita bahwa kita berhadapan dengan terorisme. Hal ini berkaca dari berbagai peristiwa terorisme yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia,” terangnya.

Kehadiran UU itu diharapkan pemberantasan terorisme menjadi gerakan nyata menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap aman.

Ida Sri Resi menegaskan ajaran Hindu menolak keras terorisme. Dalam Hindu, terorisme merupakan insankarma atau perbuatan menyakiti. Atas nama umat Hindu se-Kalbar, Ida Resi menegaskan sepakat memberangus terorisme dan jangan sampai berkembang di Indonesia.

“Menyakiti apalagi sampai membunuh itu sangat melanggar norma-norma agama. Agama Hindu anti kekerasan, karena berpijak pada Dharma santi atau damai,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Bebaskan Napi Keluar Masuk Lapas Bawa PSK, Kalapas di Lampung Selatan Beri Pengakuan Mengejutkan Sum ber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »