www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Info Intelijen, Kapolda Sebut Singapura dan Malaysia Nanam Sawit ...

Posted by On 10.25

Info Intelijen, Kapolda Sebut Singapura dan Malaysia Nanam Sawit ...

Info Intelijen, Kapolda Sebut Singapura dan Malaysia Nanam Sawit di Wilayah Kalbar

Pasti dari Reskrimum dan Reskrimsus selalu berinteraksi degan BPN terkait permaslahan tanah

Info Intelijen, Kapolda Sebut  Singapura dan Malaysia Nanam Sawit di Wilayah KalbarTRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINOKapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono dan Kepala Kanwil BPN Kalbar Samad Soemarga bertukar cinderamata saat penandatangan keputusan bersama antara Polda Kalbar dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalbar terkait Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar di Aula Khatulistiwa Kantor BPN Kalbar, Jumat (25/5/2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono mengatakan berdasarkan pantauan intelijen pihaknya, Singapura dan Malaysia sudah menanam sawit di wilayah Kalimantan Barat.

“Informasi intelijen kami, sekarang Malaysia itu nanam sawitnya sudah di kita. Singapura juga nanam ke wilayah kita. Ini perlu disikapi BPN, karena mana tahu ke depan muncul permasalahan,” ungkapnya saat penandatangan keputusan bersama antara Polda Kalbar dengan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalbar terkait Pembentukan Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Pungutan Liar di Aula Khatulistiwa Kantor BPN Kalbar, Jumat (25/5/2018).

Jika muncul permasalahan di kemudian hari, tentu akan masuk ke ranah hukum. Dalam proses hukum, Kapolda mengatakan POLRI akan mengambil saksi ahli yakni pihak BPN.

(Baca: Pramugari Ditemukan Tewas Setengah Telanjang dan T erdapat Beberapa Luka Tusuk )

“Pasti dari Reskrimum dan Reskrimsus selalu berinteraksi degan BPN terkait permaslahan tanah,” katanya.

Ia mengatakan luasnya wilayah Kalbar jadi tantangan tersendiri dalam mengatasi permasalahan pertanahan. Provinsi Kalbar merupakan provinsi nomor empat terluas di Indonesia dengan luas sekitar 146.000 sekian Kilometer persegi dengan jumlah penduduk sekitar 5,3 juta orang.

“Kalbar terdiri dari 14 kabupaten/kota, 174 kecamatan dan 2.130 desa. Ada 966 kilometer jalur perbatasan. Jalur perbatasan ada lima kabupaten terdiri dari 15 kecamatan, 52 desa dan 32 kampung di Malaysia. Dengan jalan tikus dulunya 55 dan sekarang menjadi jalan gajah yang jumlahnya 55 juga. Itu rawan,” terangnya.

(Baca: Miris! Satu Keluarga Lakukan Aksi Bunuh Diri Lantaran Tak Kuat Bayar Utang )

Ia mengajak Kanwil BPN Kalbar untuk kerja bersama membangun Kalbar. Pihaknya siap mengawal sehingga langkah stategis yang sudah direncanakan BPN bisa berjalan dengan baik.

Terkait pungli, ia mencontohkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Kepala BPN Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu yang bersumber dari desakan masyarakat.

“Tidak ada lagi alasan, karena itu sudah pernah diingatkan. Kami setiap rapat selalu menyampaikan ke Kapolres agar sesama aparatur negara melakukan musyarawah dan sinergi. Kasus itu contoh, karena bukan hanya atasan yang mengawasi kita, tapi juga masyarakat. Apalagi gampang sekarang lewat teknologi. Tinggal difoto atau divideokan lalu diviralkan. Kalau viral maka opini sudah terbentuk. Untuk merubahnya harus diversifikasi atau sama dengan putar haluan,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Jamadin Sumber: Tribun Pontianak Ikut i kami di Siswa SD Buat Siswi SMP di Tulungagung Mengandung hingga Usia 6 Bulan, Begini Keputusan Keluarga Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »