www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

DPRD Kalbar Tegaskan Perlu Penguatan Pendidikan Budi Pekerti ...

Posted by On 10.29

DPRD Kalbar Tegaskan Perlu Penguatan Pendidikan Budi Pekerti ...

DPRD Kalbar Tegaskan Perlu Penguatan Pendidikan Budi Pekerti dan Toleransi Bagi Pelajar

Sebagai upaya pencegahan dini agar jangan sampai ada generasi muda Indonesia yang memiliki paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.

DPRD Kalbar Tegaskan Perlu Penguatan Pendidikan Budi Pekerti dan Toleransi Bagi PelajarTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINOAnggota Komisi II DPRD Kalbar Maskendari

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Barat menegaskan perlu adanya penguatan pendidikan karakter budi pekerti dan pembelajaran te ntang rasa toleransi antarsesama di tingkat satuan pendidikan seperti Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederejat.

Baca: Kemenag Kalbar: Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme bagi Pelajar Mutlak

Hal ini sebagai upaya pencegahan dini agar jangan sampai ada generasi muda Indonesia yang memiliki paham intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Baca: HMI Cabang Pontianak Harap Insiden Debat Pilgub Jabar Tak Terulang di Kalbar

Anggota DPRD Kalbar Maskendari mengatakan tempat paling tepat dalam menanamkan nilai-nilai menghargai keberagaman adalah lembaga pendidikan sebagai wadah pengajaran.

“Harus ada penguatan nilai-nilai Pancasila melalui Pendidikan Kewarganegaraan. Kuatkan pendidikan budi pekerti. Ajarkan nilai-nilai agama secara baik dan benar,” ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Senin (21/5/2018).

Ia mengatakan terkait hal ini mesti ada penguatan kurikulum pendidikan untuk membentuk generasi muda Indonesia yang anti intoleransi, anti radikalisme dan anti terorisme.

Penguatan ini juga guna membentuk generasi yang mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika dan saling hormat-menghormati antarpemeluk beragama.

“Tenaga pendidikan menjadi tumpuan agar penanaman nilai-nilai ini bisa terwujud sesuai harapan. Sebab, ini domainnya para tenaga pendidik. Tentunya semua berharap kepada para tenaga pendidik,” terangnya.

Ia turut prihatin ketika mendengar beberapa kasus indikasi yang terjadi di beberapa daerah Indonesia dimana ada tenaga pengajar/dosen yang mengajarkan paham radikalisme dan intoleransi kepada murid-murid.

“Ada beberapa dosen tertangkap karena hal itu. Saya harap tenaga pendidik harus membersihkan diri sendiri. Harusnya tenaga pendidik itu lebih kepada sisi pencegahan dan menanamkan berbagai nilai yang menjadi kesepakatan nega ra,” harapnya.

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Selingkuh Cari Hotel dengan 'Mata-mata' Suami, Wanita Kediri Malah Tewas, Kaki Nyembul saat Dikubur Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »