www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peran Serta Kelurahan Penting Dalam Upaya Penanggulangan TBC

Posted by On 04.19

Peran Serta Kelurahan Penting Dalam Upaya Penanggulangan TBC

Peran Serta Kelurahan Penting Dalam Upaya Penanggulangan TBC

Ary Mursetyo mengatakan bahwa sangat penting peran serta Kelurahan dalam upaya pencapaian Indonesia 2050 bebas TBC.

Peran Serta Kelurahan Penting Dalam Upaya Penanggulangan TBCTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/BELLAKoordinator Wilayah Jaringan Perduli TBC Indonesia (Japeti) Kalimantan Barat, Ary Mursetyo

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Koordinator Wilayah Jaringan Perduli TBC Indonesia (Japeti) Kalimantan Barat, Ary Mursetyo mengatakan bahwa sangat penting peran serta Kelurahan dalam u paya pencapaian Indonesia 2050 bebas TBC.

"Sudah semetinya kepala puskesmas bekerjasama dengan kelurahan, membuat program sinergis. Puskesmas punya program sementara lurah punya masa. Dengan keterbatasan tenaga, tidak bisa puskesmas bekerja sendiri, akan lebih baik apabila bisa bekerjasama dengan kelurahan," katanya.

Hal itu ia sampaikan kepada Tribun, saat hadir dalam peringatan hari TBC sedunia di halaman kantor dinas Kesehatan Kota Pontianak pada Minggu (08/04/2018).

Baca: Beri Pelatihan Jurnalistik ke POM Kalbar, Ini Materi Yang Disampaikan Dian Lestari

Japeti sendiri merupakan organisasi yang selama ini aktif melakukan peningkatan pemahaman masyarakat tentang TBC.

"Kami memberi pemahaman mengenai bagaimana masyarakat agar mengerti penyakit TBC, bagaimana kalau ketemu penderita TBC dan kemudian jika ditemukan, kami akan membawa pasien ke puskesmas," kata Ary.

Saat ini, menurut Ary masih ada beberapa kalangan masyarakat yang masih menutup diri terhadap kehadiran para kader saat akan berupaya memberikan informasi mengenai TBC dan mencari para penderita.

"Beberapa kendala yang masih dihadapi antara lain, persepsi masyarakat terhadap para kader. Masih ada yang tidak mau terbuka dan tidak menerima dengan baik kehadiran para kader," katanya.

Baca: Asisten II Setda Sintang Serahkan Grand Price Simpedes Satu Unit Mobil

Namun Ary melihat bahwa sebagian besar masyarakat sudah cukup terbuka dan merubah cara pandangnya terhadap penderita TBC.

"Dulu penderita TBC dianggap hina, miskin, terkucilkan, sekarang sudah mulai terbuka yang masih ekstrim hanya di tempat tertentu. Interaksi dan kesadaran masyarakat untuk menerima informasi sudah baik, ini semua upaya bersama untuk Indonesia sehat 2050 bebas TBC," tutupnya.

Penulis: Bella Editor: listya sekar siwi Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Ciri-cirinya Dibongkar, Artis yang Dituduh Ikut Prostitusi Online Menangis Beberkan Pengakuannya Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »