www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Penggunaan e-Money, DPRD Akui Upaya Pemerintah Tekan Biaya ...

Posted by On 03.05

Penggunaan e-Money, DPRD Akui Upaya Pemerintah Tekan Biaya ...

Penggunaan e-Money, DPRD Akui Upaya Pemerintah Tekan Biaya Distribusi Uang Tunai

Presiden Jokowi ingin meningkatkan penggunaan uang elektronik di Indonesia sehingga tercipta cashless society.

Penggunaan e-Money, DPRD Akui Upaya Pemerintah Tekan Biaya Distribusi Uang TunaiTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONISeorang warga menunjukan kartu e money

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Komisi II DPRD Kalbar, Setyo Gunawan mengatakan pemerintah melalui Bank Indonesia Indonesia memang tengah menumbuhkan semangat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT).

Gerakan ini bertujuan mengalihkan penggunaan uang tu nai dalam segala lini pembayaran ke penggunaan uang elektronik atau e-money.

Presiden Jokowi ingin meningkatkan penggunaan uang elektronik di Indonesia sehingga tercipta cashless society.

(Baca: Dari Cangkul Hingga Senso, Yuks Intip Barang-Barang di Dalam Mobil Cagub Karolin )

"Semangat Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) bertujuan mewujudkan sistem pembayaran transparan, efisien, minim risiko, aman, dan terhidar dari aksi penipuan," ungkapnya kepada Tribun Pontianak, Selasa (24/4/2018).

Berdasarkan data, Setyo menimpali Pemerintah harus menggelontorkan dana senilai Rp 5 Triliun hanya untuk menyalurkan uang tunai di seluruh Indonesia.

"Pemerintah punya pemikiran kalau biaya distribusi itu dipangkas. Maka, uang sebesar Rp 5 Triliun itu bisa digunakan untuk hal-hal lain agar lebih bermanfaat. Uang itu hampir mendekati Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalbar dalam setahun," katanya.

Baca: Susuri Pedalaman dan Perbatasan, Karolin Bawa Peralatan-Peralatan Ini

Ia mengatakan arah transaksi memang akan menggunakan uang elektronik di masa mendatang. Penerapannya tidak hanya di Kalimantan Barat saja, namun juga seluruh Indonesia.

"Kebijakan memang pakai kartu semua di e-money atau e-card nantinya. Di Kalbar, masyarakat sudah mulai menerapkan dalam pembelian BBM," terangnya.

Kendati demikian, ia menyadari bahwa masih banyak masyarakat belum tahu dan bingung terkait penggunaan uang elektronik. Sosialisasi yang dilakukan pemerintah belum begitu maksimal. DPRD akan menekan pemerintah agar kebijakan ini tidak menyulitkan masyarakat.

"Sosialisasi memang belum merata dan masyarakat belum tahu terkait e-money ini. Namun, kebijakan ini adalah upaya Pemerintah Pusat untuk menekan biaya distribusi uang tunai dari Sabang sampai Merauke," tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Jamadin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Sepasang Ular Kobra Tak Mati Meski Ditembak, Malah Kejar Warga, Akhirnya Tumbang Secara tak Disangka Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »