www.AlvinAdam.com

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Kakek Terpidana Mati Asal Malaysia Kendalikan Pengiriman Sabu ...

Posted by On 17.56

Kakek Terpidana Mati Asal Malaysia Kendalikan Pengiriman Sabu ...

Ong Bok Seong (70) terpidana mati kasus narkoba yang menjadi pengendali peredaran narkoba dari Malaysia ke Indonesia saat dihadirkan dalam ungkap kasus di Mapolda Kalbar (14/3/2018).Dok Polda Kalbar Ong Bok Seong (70) terpidana mati kasus narkoba yang menjadi pengendali peredaran narkoba dari Malaysia ke Indonesia saat dihadirkan dalam ungkap kasus di Mapolda Kalbar (14/3/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - Seorang terpidana mati kasus narkoba Ong Bok Seong (70) menjadi pengendali peredaran narkoba dari dalam Lapas Klas II A, Pontianak, Kalimantan Barat.

Keterlibatan pria lanjut usia yang merupakan warga negara Malaysia ini terungkap setelah Tim Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Kalbar melakukan penangkapan terhadap tersangka tindak pidana narkoba pada tiga lokasi berbeda pada Senin (12/3/2018).

Kepala Polda Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Didi Haryono mengungkapkan, setelah ditelusuri, ternyata peredaran narkoba tersebut dikendalikan oleh lansia terpidana mati kasus narkoba.

Ia bekerja bersama seorang terpidana lainnya, Darmansyah, yang juga mendekam di Lapas.

“Warga negara Malaysia ini kalau kita lihat umurnya sudah 70 tahun, sudah tua. Di sel pun karena narkoba, pernah ditembak, tapi masih juga,” kata Didi dalam ungkap kasus di Mapolda Kalbar, Rabu (14/3/2018).

(Baca juga : Edarkan Narkoba, Seorang PNS Kemenkumham Dibekuk Polisi )

Didi menambahkan, dari penangkapan di tiga lokasi tersebut, tersangka yang ditangkap di antaranya berinisial GJ, WS, MK, dan GN.

Penangkapan para pelaku tersebut berawal ketika polisi memberhentikan sebuah mobil Dump Truck yang dikendarai GJ dan WS di Jalan Dusun Simpang Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Senin lalu.

Setelah dilakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap mobil tersebut, polisi menemukan lima kantong berisi sabu seberat 5 kilogram yang dikemas di dalam tas dilapisi karung. Barang tersebut kemudian disimpan di belakang kursi sopir.

“Dari hasil interograsi bahwa GJ mengaku mendapatkan sabu tersebut dari MK," ujar Didi.

Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan menyuruh GJ menghubungi MK dan melakukan pertemuan di Jalan Raya Kembayan, Simpang Balai Sebut, Kabupaten Sanggau.

(Baca juga : Polisi Bawa Kabur Tahanan Narkoba, Kapolsekta Dicopot )

Setelah MK datang, polisi meringkusnya serta mengamankan barang bukti satu buah Blackberry warna hitam.

GJ kemudian diminta untuk menghubungi bos yang ada di Pontianak memberitahu kan jika dia sudah tiba di Pontian ak dan melakukan pertemuan di Jalan Trans Kalimantan, Bundara Tugu Alianyang.

"Setelah itu datang tersangka GN menemui GJ yang kemudian menyerahkan lima kantong yang berisi diduga sabu kepada GN," jelas Didi.

Berdasarkan pengakuan GN, sabu tersebut dipesan oleh Darmansyah dari Lapas dan yang membiayai transaksi adalah Ong Bok Seong.

Kompas TV Salah seorang anggota polisi yang melarikan tahanan narkoba di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, akhirnya ditangkap petugas.

Berita Terkait

BNN Amankan 53,9 Kg Sabu dan 70.905 Butir Ekstasi

Asyik Pesta Sabu, 3 Ibu Rumah Tangga Diringkus Polisi

Tertangkap Isap Sabu, Pilot Ini Dituntut 1,5 Tahun Penjara

Terkini Lainnya

Tidak Ada Fault Pada Servis Kevin/Marcus

Tidak Ada Fault Pada Servis Kevin/Marcus

Olahraga 15/03/2018, 07:49 WIB Wanita di Bali Hebohkan Warga, Tiba-tiba Lari Padahal Disebut Sudah Meninggal

Wanita di Bali Hebohkan Warga, Tiba-tiba Lari Padahal Disebut Sudah Meninggal

Regional 15/03/2018, 07:40 WIB Debat Pilkada Sumsel Berlangsung Kondusif, Setiap Paslon Paparkan Strategi Masing-masing

Debat Pilkada Sumsel Berlangsung Kondusif, Setiap Paslon Paparkan Strategi Masing-masing

Regional 15/03/2018, 07:39 WIB Berita Populer: Kematian Anjing di Pesawat, hingga Pemecatan Menhan AS

Berita Populer: Kematian Anjing di Pesawat, hingga Pemecatan Menhan AS

Internasional 15/03/2018, 07:36 WIB  Praveen/Debby Ingin Ulang Kenangan di All England

Praveen/Debby Ingin Ulang Kenangan di All England

Olahraga 15/03/2018, 07:32 WIB Sejumlah Kontroversi di UU MD3 yang Tak Ditandatangani Jokowi

Sejumlah Kontroversi di UU MD3 yang Tak Ditandatangani Jokowi

Nasional 15/03/2018, 07:24 WIB Unik, Pengaman Sepeda Motor Ciptaan Siswa SMK Ini Bisa Bingungkan Pencuri

Unik, Pengaman Sepeda Motor Ciptaan Siswa SMK Ini Bisa Bingungkan Pencuri

Regional 15/03/2018, 07:22 WIB Lima Fakta Program Rumah DP Rp 0 Anies-Sandiaga

Lima Fakta Program Rumah DP Rp 0 Anies-Sandiaga

Megapolitan 15/03/2018, 07:21 WIB 2 Tahun Keliling Dunia Kampanyekan Mobil Listrik Ramah Lingkungan

2 Tahun Keliling Dunia Kampanyekan Mobil Listri k Ramah Lingkungan

Regional 15/03/2018, 07:19 WIB Terbangun di Tengah Operasi, Pria Ini Dapat Merasakan saat Dibedah

Terbangun di Tengah Operasi, Pria Ini Dapat Merasakan saat Dibedah

Internasional 15/03/2018, 07:17 WIB  Unikom Dominasi LIMA Badminton WJC 2018

Unikom Dominasi LIMA Badminton WJC 2018

Olahraga 15/03/2018, 07:03 WIB Siswa SD Dihukum Guru Menjilati WC gara-gara Tak Bawa Tugas

Siswa SD Dihukum Guru Menjilati WC gara-gara Tak Bawa Tugas

Regional 15/03/2018, 07:00 WIB

Anies: 3 Kali Saya Lihat Persija di Kandang, 3 Kali Persija Menang

Megapolitan 15/03/2018, 06:55 WIB BIN: 60 Persen Konten Media Sosial adalah Informasi Hoaks

BIN: 60 Persen Konten Media Sosial adalah Informasi Hoaks

Nasional 15/03/2018, 06:47 WIB Ngobrol dengan Anies, Lulung Minta Revisi Perda untuk Becak Segera Diajukan

Ngobrol dengan Anies, Lulung Minta Revisi Perda untuk Becak Segera Diajukan

Megapolitan 15/03/2018, 06:40 WIB Load Mo reSumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »