www.AlvinAdam.com

Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Jarot Sampaikan 4 Poin Prioritas di Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari

Posted by On 02.46

Jarot Sampaikan 4 Poin Prioritas di Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari

Jarot Sampaikan 4 Poin Prioritas di Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari

Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri pembukaan kegiatan Rencana Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari di Kabupaten Sintang...

Jarot Sampaikan 4 Poin Prioritas di Aksi Lingkar Temu Kabupaten LestariTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDINBupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri pembukaan kegiatan Rencana Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari di Kabupaten Sintang Bersama Jejaring Mitra di Balai Ruai Komplek Pendopo Bupati Sintang, Jumat (13/10/17) pagi.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Bupati Sintang, Jarot Winarno menghadiri pe mbukaan kegiatan Rencana Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari di Kabupaten Sintang Bersama Jejaring Mitra di Balai Ruai Komplek Pendopo Bupati Sintang, Jumat (13/10/17) pagi.

Kegiatan bersama jejaring mitra ini di laksanakan dari 13-14 Oktober 2017 dan dihadiri sejumlah organisasi perangkat daerah di lingkungan pemerintah Kabupaten Sintang dan pihak terkait lainnya.

Pada hari kedua, nantinya akan dilaksanakan forum diskusi. Bagi pihak-pihak yang terlibat yakni instansi terkait seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan, Bapedda, Dinas Pendidikan, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan dan 29 mitra jejaring seperti wwf, wri, dan lainnya.

(Baca: Bupati Sintang Resmikan Gedung PAUD St. Antonius Padua )

Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan Rencana Aksi Lingkar Temu Kabupaten Lestari ini berkaitan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden Perpres Nomor 59 tahun 2017 tentang pembangunan berkelanjutan.

"Dalam Perpres itu memberi target-ta rget bahwa pemerintah pusat harus membuat rencana aksi nasional pembangunan berkelanjutan itu dalam jangka waktu satu tahun," katanya kepada Tribun Pontianak.

Sedangkan di daerah yakni di tingkat provinsi juga harus membuat rencana aksi pembangunan berkelanjutan provinsi tersebut dalam jangka waktu satu tahun.

"Dalam Perpres itu tidak di sebut kabupaten, sehingga kita delapan kabupaten yang lebih konsen masalah pembangunan yang menyeimbangkan aspek ekonomi, sosial dan lingkungan kita berinisiatif membikin aliansi namanya Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL)," katanya.

Adapun delapan kabupaten yang tergabung dalam LTKL yakni Sintang, Musi Banyuasin, Rokan Hulu, Siak, Batanghari, Labuan Batu Utara, Sanggau, dan Sigi. Jadi, pertemuan dilakukan bersama dengan mitra mitra, organisasi civil societies.

Khususnya untuk tujuan kegiatan ini memang untuk menyusun rencana aksi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Sintang. Bahkan Jarot pada penyampai an menyebutkan ada empat penekanan.

"Pertama, pilihan kita terhadap energi hijau untuk ketenagalistirkan, yang kedua konservasi sumber air baku yakan kita maunya bukit Saran dengan bukit Sada yang kita tinjau kemarin di Kecamatan Serawai," kata Jarot.

"Jadi konservasi air baku supaya apa masyarakat Sintang ini nanti tidak lagi mengantungkan pada air sungai Kapuas yang kita tahu kadar merkurinya susah terkontrol,” tambahnya.

Kemudian yang ketiga yakni komoditas berkelanjutan melalui program pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat atau p2 emas. Keempat yaitu pemberdayaan petani sawit swadaya atau mandiri.

“Jadikan petani sawit mandiri ini satu orang yang nanam sawit sendirian yaa dan juga petani plasma yang udah lepas kredit kan dia jadi mandiri. Selama memang ada ketimpangan pemeliharaan kebun inti dengan kebun plasma, maunya kita sama supaya lebih produktif,"pungkasnya.

Penulis: Wahidin Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Buang Sampah Mengenai Wajah Istri TNI, Pria Ini Berkelahi dengan Tentara di Tengah Jalan Sumber: Tribun Pontianak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »