GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

"Super Blue Blood Moon" di Langit Indonesia, Catat Waktu dan ...

"Super Blue Blood Moon" di Langit Indonesia, Catat Waktu dan ...

Shutterstock Blood moon yang terjadi pada tahun 2011�������������������������������������������������������������������������������������������������������…

"Super Blue Blood Moon" di Langit Indonesia, Catat Waktu dan ...

Blood moon yang terjadi pada tahun 2011Shutterstock Blood moon yang terjadi pada tahun 2011


JAKARTA, KOMPAS.com â€" Dua hari lagi, tepatnya pada Rabu (31/1/2018), peristiwa penting akan terjadi. Bulan menunjukkan tiga fenomena sekaligus, yaitu supermoon, blue moon, dan gerhana bulan, yang dijuluki NASA sebagai fenomena super blue blood moon.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, fenomena langka yang dapat diamati di Indonesia tersebut muncul karena Matahari, Bumi, dan Bulan berada dalam satu garis . Saat itu, Bulan berada pada jarak terdekat dengan Bumi.

"Kejadian ini sangat langka. Fenomena ini hanya terulang lebih dari 100 tahun lagi," kata Dwikorita di kompleks gedung BMKG, Jakarta, Senin (29/1/2018).

Dia memaparkan, gerhana bulan akan mulai terjadi pada pukul 17.49 WIB dan masuk gerhana total pada 19.51 WIB. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 20.29 WIB dan gerhana total berakhir pada pukul 21.08 WIB.

Baca juga: Fenomena Supermoon Biru Sekaligus Gerhana Akan Terlihat di Indonesia

Jika Anda terlalu sibuk dan melewatinya, gerhana bulan sebagian masih bisa disaksikan hingga pukul 22.11 WIB. Peristiwa bersejarah itu akan berakhir pada pukul 23.09 WIB. Dengan demikian, total durasi gerhana berlangsung selama 5 jam 20,2 menit.

Visibilitas gerhana bulan selama lebih dari 5 jam itu hanya akan terlihat di beberapa daerah, antara lain di Pulau Sumatra, Pulau Jawa hingga bagian barat Jawa Timur, dan bagian timur Jawa Tengah, serta sedikit daerah di Kalimantan Barat.

Di luar daerah tersebut, proses gerhana bulan dapat diamati pada fase gerhana bulan penumbra atau pada pukul 18.48 WIB.

Pengamatan fenomena alam ini tentu lebih menarik bila dilakukan bersama-sama. Sebab itu, beberapa tempat di Jakarta akan dibuka dan bisa menjadi pilihan untuk menikmati pemandangan langka ini.

Mereka adalah Observatorium Bosscha, Planetarium Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah, Museum Fatahillah, Setu Babakan Kampung Betawi, serta Bukit Tinggi.

"Selain itu (super blue blood moon) juga akan diamati di 21 titik pengamatan hilal yang biasa kami lakukan pengamatan di sana. Bahkan, di Makassar juga akan ada nonton bersama fenomena super blue blood moon," sambung Dwikorita.

Baca juga: Mengapa Ada 2 Supermoon pada Januari 2018? Ini Penjelasannya

AFP Proses terjadinya super blue blood moon Namun, jangan sedih jika Anda terlalu sibuk dan tak bisa mengamati fenomena tersebut secara langsung. Cukup siapkan kuota internet untuk melihat tiga fenomena alam itu di situs BMKG atau di akun YouTube BMKG.

Sementara itu, Kepala Pusat Seismologi Teknik Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Jaya Murjaya mengungkapkan, fenomena langka ini dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi. Dengan demkian, mitos yang berkembang seputar gerhana dapat tergantikan dengan penjelasan ilmiah.

"Ini fenomena alam yang secara alamiah sudah bisa diprediksi. Jangan dikaitkan dengan mitos-mitos, seperti ibu hamil harus masuk ke kolong tempat tidur. Ini adalah pendidikan ilmiah yang bisa diedukasi ke masyarakat," ujar Jaya.

Ini video tentang fenomena Super blue blood moon.

Berita Terkait

Keajaiban dalam Alkitab Terbukti, Gerhana Terjadi 3.000 Tahun Lalu

Supermoon di Tengah Siklon Dahlia Malam Ini, Bagaimana Antisipasinya?

Teknologi Baru Ungkap Kerusakan Mata akibat Gerhana Matahari

Supermoon "Serigala" Akan Tampak Hari Pertama Tahun 2018, Saksikan!

Mengapa Ada 2 Supermoon pada Januari 2018? Ini Penjelasannya

Terkini Lainnya

Begini Prakiraan Cuaca Saat 'Super Blue Blood Moon' 31 Januari 2018

Begini Prakiraan Cuaca Saat "Super Blue Blood Moon" 31 Januari 2018

Fenomena 30/01/2018, 21:25 WIB Kontroversi Istilah 'Supermoon', 'Blood Moon', dan 'Blue Moon'

Kontroversi Istilah "Supermoon", "Blood Moon", dan "Blue Moon"

Fenomena 30/01/2018, 21:06 WIB Kapan Sakit Kepala Harus Diperiksakan Ke Dokter?

Kapan Sakit Kepala Harus Diperiksakan Ke Dokter?

Kita 30/01/2018, 20:02 WIB Temuan Baru, Vape Tingkatkan Risiko Kanker

Temuan Baru, Vape Tingkatkan Risiko Kanker

Oh Begitu 30/01/2018, 19:35 WIB Jangan Percaya Mitos, Biopsi Tidak Memperparah Kanker

Jangan Percaya Mitos, Biopsi Tidak Memperparah Kanker

Oh Begitu 30/01/2018, 19:05 WIB Pr   ia, Ketahuilah bahwa Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Anda

Pria, Ketahuilah bahwa Kanker Payudara Juga Bisa Menyerang Anda

Kita 30/01/2018, 18:34 WIB Terekam, Singa Ini 'Cium Tangan' Seekor Anjing, Kok Bisa?

Terekam, Singa Ini "Cium Tangan" Seekor Anjing, Kok Bisa?

Fenomena 30/01/2018, 18:09 WIB 'Superblue Blood Moon', Sekali dalam 2.380 Purnama

"Superblue Blood Moon", Sekali dalam 2.380 Purnama

Fenomena 30/01/2018, 17:30 WIB Inilah Senyawa yang Membedakan Kita dari Primata    Lainnya

Inilah Senyawa yang Membedakan Kita dari Primata Lainnya

Kita 30/01/2018, 17:00 WIB 'Super Blue Blood Moon' Punya Risiko, Waspadai Akibatnya

"Super Blue Blood Moon" Punya Risiko, Waspadai Akibatnya

Oh Begitu 30/01/2018, 12:31 WIB Seberapa Langka 'Super Blood Blue Moon' yang Akan Sapa Indonesia?

Seberapa Langka "Super Blood Blue Moon" yang Akan Sapa Indonesia?

Oh Begitu 30/01/2018, 12:05 WIB Kerangka 3.000 Tahun    Ini Punya 'Senyum Sempurna', seperti Apa?

Kerangka 3.000 Tahun Ini Punya "Senyum Sempurna", seperti Apa?

Oh Begitu 30/01/2018, 11:33 WIB Punya 9 Faktor Risiko Ini? Kemungkinan Kanker Payudara Lebih Besar

Punya 9 Faktor Risiko Ini? Kemungkinan Kanker Payudara Lebih Besar

Oh Begitu 30/01/2018, 08:05 WIB BMKG: 21 Provinsi Berpotensi Dilanda Hujan dan Angin Kencang

BMKG: 21 Provinsi Berpotensi Dilanda Hujan dan Angin Kencang

Fenomena 29/01/2018, 21:28 WIB Gajah Takut pada Le   bah, Ternyata Ini Sebabnya

Gajah Takut pada Lebah, Ternyata Ini Sebabnya

Oh Begitu 29/01/2018, 21:05 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Tidak ada komentar