Jalan Perbatasan Kalbar Ditargetkan Tembus 805 Kilometer Akhir ...

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Jalan Perbatasan Kalbar Ditargetkan Tembus 805 Kilometer Akhir ...

Berita 24 Indonesia
Kamis, 18 Januari 2018
Jalan Perbatasan Kalbar Ditargetkan Tembus 805 Kilometer Akhir ...

  • Home
  • Berita
  • Infrastruktur

Infrastruktur

Jalan Perbatasan Kalbar Ditargetkan Tembus 805 Kilometer Akhir 2018 Sisa jalan paralel perbatasan yang belum tersambung sepanjang 47 Km, akan dikerjakan tahun depan. Jalan Perbatasan Proyek jalan perbatasan di Kalimantan Barat Rabu 17/1/2018, 10.53 WIB Safrezi Fitra Laporkan Penggunaan Uang Pajak, Basuki Ajak Menkeu Tinjau Proyek Tol Tingkatkan Produksi, Bulog Siapkan Rp 3,2 Triliun Tahun ini Hanya 11% Lahan Irigasi yang Dapat Pasokan Air dari Bendungan

Pemerintah menargetkan jalan paralel perbatasan Kalimantan Barat (Kalba r) bisa tembus 805 kilometer (Km) pada akhir tahun ini. Jalan perbatasan merupakan infrastruktur Nawa Cita pemerintahan Jokowi-JK membangun Indonesia dari pinggiran.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa pembanguan jalan perbatasan bernilai strategis. Selain fungsi pertahanan dan keamanan negara akses jalan ini juga bisa mengingkatkan pertumbuhan ekonomi kawasan perbatasan Indonesia.

Daftar newsletter Katadata sekarang! Dapatkan berita terbaru pilihan kami melalui email Anda setiap hari (Senin - Jumat). Saya setuju untuk menerima promosi dari produk & layanan Katadata. Kode Keamanan Baru Anda Belum Menyetujui Syarat & Ketentuan Email sudah ada dalam sistem kami, silakan coba dengan email yang lainnya. Alamat email Anda telah terdaftar Terimakasih Anda Telah Subscribe Newsletter KATADATA Maaf Telah terjadi kesalahan pada sist em kami. Silahkan coba beberapa saat lagi Silahkan mengisi alamat email Silahkan mengisi alamat email dengan benar Masukkan kode pengaman dengan benar Silahkan mengisi captcha

Panjang jalan paralel perbatasan negara di Kalbar adalah 850 Km. Dari total panjang tersebut, saat ini baru 327 Km yang sudah beraspal, sekitar 123 Km masih agregat bebatuan dan 291 Km masih dalam perkerasan tanah.

“Sementara yang belum tembus hingga akhir 2017 sepanjang 107 Km dengan kondisi masih hutan,” ujar Basuki dalam keterangannya, Rabu (17/1). (Baca Ekonografik: Kerja Membangun Beranda Terdepan)

Kementerian PUPR dan Zeni TNI Angkatan Darat telah menandatangani kontrak pekerjaan pembangunan jalan perbatasan Kalbar untuk ruas Nanga Era-Batas Kalimantan Timur sepanjang 60 Km. Penandatangan dilakukan Senin lalu di Gedung Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga, Kementerian PUPR, Jakarta. Dengan kontrak senilai Rp 178,47 miliar, proyek ini akan dikerjakan selama 335 hari.

Kepala Bala i Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Banjarmasin Timbul M. Pasaribu mengatakan konstruksi jalan tersebut akan dilengkapi drainase di kiri dan kanan jalan. Ruang milik jalan dari ruas Nanga Era-Batas Kaltim akan dibangun selebar 15-25 meter. Adapun batas tingkat kecuraman tanjakan pada ruas tersebut ditentukan sebesar 10 persen, sesuai dengan ketetapan Ditjen Bina Marga.

“Lingkup pekerjaan yang akan dilakukan Zeni TNI-AD diantaranya membuka hutan, memasang gorong-gorong, dan pipa baja bergelombang, serta pembuatan beberapa jembatan sementara sepanjang total 335 meter,” ujarnya.

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, sisa jalan paralel perbatasan yang belum tersambung sepanjang 47 Km, akan dikerjakan tahun depan. Pada 2019, ditargetkan jalan perbatasan di Kalbar bisa tembus seluruhnya. Nantinya, kondisi jalan Indonesia akan sama atau bahkan lebih bagus dibandingkan jalan negara tetangga.

(Baca Wawancara: Bangun Infr astruktur Bukan untuk Mewah-mewahan)

Arie menekankan peran penting konsultan pengawas dalam menjaga pekerjaan selesai tepat waktu dan tepat volume. “Ini usaha kita bersama, sebagai kebanggaan rakyat Indonesia dan meningkatkan ekonomi masyarakat perbatasan,” kata Arie.

Artikel Terkait Laporkan Penggunaan Uang Pajak, Basuki Ajak Menkeu Tinjau Proyek Tol Konstruksi Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ditargetkan tersambung Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) akhir 2018 Tingkatkan Produksi, Bulog Siapkan Rp 3,2 Triliun Tahun ini "Tujuannya secara fisik kami bisa meraih impian untuk menjadi pengelola logistik komoditas,” kata Djarot Hanya 11% Lahan Irigasi yang Dapat Pasokan Air dari Bendungan “Nantinya setelah 65 bendungan rampung akan bertambah menjadi 19-20 persen,” kata Menteri Basuki

Berita Terpopuler

Pertambangan Bakal Pegang 10% Saham Freeport, Gubernur Papua: Tak Dijual ke Asing “(Saham) 10% tidak akan keluar dari pemerintah. Itu akan dikelola oleh kami dan Inalum," kata Gube ... Nasional PPATK Sebut Risiko Pencucian Uang Sangat Tinggi pada APBD DKI Jakarta Risiko TPPU di Jakarta masih bisa berubah, dipengaruhi kondisi yang ada di ibu kota dan berbagai wil ... Nasional Ingin Lebih Dekat, Jokowi Tunjuk Teten Jadi Koordinator Staf Khusus Jokowi hanya menyatakan ingin lebih dekat dengan Teten, namun belum menjelaskan detail penugasan unt ... Nasional Reshuffle Diumumkan Hari Ini, Moeldoko dan Idrus Masuk Kabinet Idrus Marham dilantik menjadi Menteri Sosial dan Jenderal (Purn) Moeldoko sebagai Kepala Staf Presid ... Nasional Kisruh Tudingan La Nyalla soal Mahar Politik di Gerindra Mahar politik saat ini sudah menjadi tradisi dalam ajang pilkada, namun sulit dibuktikan. Nasional KPK Tangkap Frederich Yunadi dan Tahan Dokter Bimanesh Febri mengungkapkan penangkapan terhadap Fredrich menjadi pesan penting agar setiap profesi, termasu ... Energi Kementerian ESDM Restui Pertamina Akses Ruang Data Blok Rokan "Izin sudah diberikan, selanjutnya silakan Pertamina berkoordinasi dengan Chevron," kata Tunggal. Maritim Melunak di Depan Jokowi, Susi Izinkan Nelayan Kembali Pakai Cantrang Tak ada batasan waktu sampai kapan cantrang akan diizinkan. Namun, nelayan tetap dilarang untuk mena ...

Opini

A. Rinto Pudyantoro Rinto

Nasib Investasi Hulu Migas Pasca Terbitnya Aturan Pajak Gross Split

Prahoro Nurtjahyo Prahoro

Menjawab Keraguan Terhadap Gross Split

Fahmy Radhi Fahmy Radhi

Menggugat Survei Fraser Berdasarkan Manfaat Gross Split

Madjedi Hasan Madjedi Hasan

Potensi Masalah Skema Kontrak Bagi Hasil Gross Split

Kishore Mahbubani Kishore

Sistem Pendidikan Perlu Adaptasi dengan Disrupsi Teknologi

Baca juga Pasar Induk Beras Cipinang Perdagangan DPR Pertanyakan Kebijakan Impor Beras Pemerintah digital Digital Dari Perbankan ke Migas, 6 Sektor Industri yang Gencar Go Digital Pe   mbangkit Listrik Energi Dubes Amerika Serikat Soroti Aturan Konten Lokal Sektor Listrik Anies-Sandi Menang Hitung Cepat Infrastruktur Rusun DP Nol Rupiah Diresmikan Anies, Skema Pendanaan Belum Final Infomark Membangun Indonesia Sentris Infomark Membangun Indonesia Sentris Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru Infomark Proyek Prioritas Nasional: Jambaran Tiung Biru PROPER: Pertamina Berkomitmen Terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup Infomark Komitmen Pertamina Terhadap Keberlanjutan Lingkungan Hidup Mendukung Pembangunan Sektor Strategis Nasional Infomark Mendukung Pembangunan Sektor Strategis Nasional Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar