GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan ...

Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan ...

Puteri Indonesia Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan Barat Beisca Azzhara terpilih menjadi satu dari lima perwakilan Puteri I…

Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan ...

Puteri Indonesia

Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan Barat

Beisca Azzhara terpilih menjadi satu dari lima perwakilan Puteri Indonesia Kalimantan Barat yang menjalani karantina...

Dare Pontianak 2017 Masuk 5 Besar Puteri Indonesia Kalimantan BaratTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANIDare Pontianak 2017, Beisca Azzhara terpilih menjadi satu dari lima perwakilan Puteri Indonesia Kalimantan Barat yang menjalani karantina 25 wanita finalis Puteri Indonesia se-kalimantan di Golden Tupil, Selasa (30/1/2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dare Pontianak 2017, Beisca Azzhara terpilih menjadi satu dari lima perwakilan Puteri Indonesia Kalimantan Barat yang menjalani karantina 25 wanita finalis Puteri Indonesia se-kalimantan di Golden Tupil, Selasa (30/1/2018).

Wajahnya tampak cerah, seperti biasa dia selalu terlihat semangat, pembawaan cekatan mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura ini pun ditunjukkannya saat menjawab berbagai pertanyaan dari awak media.

Dia menyampaikan komitmennya untuk memajukan pariwisata Kalimantan Barat dengan cara yang kekinian, cara anak muda yang memanfaatkan kecanggihan teknologi dan media sosial.

Cara ini dianggapnya sebagai cara yang efektif untuk menarik perhatian wisatawan. Dengan majunya pariwisata Kalbar, dia yakin perekonomian juga akan meningkat.

Baca: 25 Finalis Putri Indonesia 2018 se Kalimantan Ikuti Masa Karantina di Pontianak

Dia juga dengan tegas mengungkapkan jika pembangunan pembangunan kesehatan merupakan a spek penting yang harus diperhatikan pemerintah.

"Kesehatan akan membentuk karakter masyarakat. Makanya harus ada sosialisasi dan pembinaan yang dilakukan bagi masyarakat agar mereka semakin peduli pada kesehatan," paparnya.

Menyikapi Pilkada yang akan dihelat di tahun anjing ini, dia berharap masyarakat Kalbar umumnya dan Pontianak khususnya dapat menerapkan juberdil dalam memilih pemimpin.

"Jangan mengembangkan isu SARA, jangan jadi gunting yang bisa membuat bagian-bagian terpisah, jadilah benang yang bisa membuat bagian terpisah jadi menyatu. Saling berpegangan tangan, tanamkan komitmen untuk memilih pemimpin di Kalbar," tutupnya.

Penulis: Claudia Liberani Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Aksi tak Lazim Pembantu di Medan saat Terpergok Mencuri di Kamar Majika n Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Tidak ada komentar