GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini ...

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini ...

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini Faktanya. Ia mengajak untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkatkan skill untuk menjadi con ayah…

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini ...

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini Faktanya.

Ia mengajak untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkatkan skill untuk menjadi con ayah dan ibu yang berkualitas bagi masa depan anak.

Wah, Kalbar Tertinggi se Indonesia Pernikahan Dibawah Umur, Ini Faktanya.TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONIAnggota Koalisi Muda Kalbar foto bersama dengan pose salam Generasi Berencana (Genre) di acara Pergelaran Seni Kependudukan dengan tema lebih Baik Berkarya dari Pada Kawin Muda, Halaman Pobu Universitas Tanjungpura, Jumat (15/12/2017) sore.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Menyikapi hasil peneli tian yang dilakukan BKKBN terkait pernikahan usia remaja atau menikah muda, menempatkan Kalimantan Barat di peringkat pertama paling tinggi usia remajanya telah menikah.

Sebagai upaya terus menerus mensosialisasikan pada masyarakat terkait masalah kependudukan BKKBN Kalbar dan Koalisi Muda Kalbar serta seberapa organisasi lainnya sepakat mengadakan kegiatan Pergelaran Seni Kependudukan dengan tema Lebih Baik Berkarya dari Pada Nikah Muda.

(Baca: Saksikan Eksebisi Pocket Bike Akhir Pekan Ini! Ada Bilah Pebalap Cilik Pontianak Loh )

Ketua Koalisi Muda Kalbar, Siti Masdah mengungkapkan dara-dara yang cukup membuat terperangah dari hasil penelitian BKKBN terkait nikah muda dan dari data melahirkan yang ada.

"Sebenarnya kalau kita lihat judulnya pergelararan seni kependudukan ini, sarana sosialisasi kita dari khususnya Koalisi Muda Kalbar dan mitra kerja lainnya untuk mensosialisasikan terkait program kependudukan pada kalangan generasi m uda," ucapnya saat pergelaran acara di Halaman Pobu Universitas Tanjungpura, Jumat (15/12/2017) sore.

(Baca: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria yang Tewas di Rumah Betang )

Siti Musdah menambahkan sosialisasi yang mereka berikan tak hanya dikalangan formal saja melainkan pada generasi non formal juga, seperti pondok pesantren dan sebagainya.

"Untuk di Kalbar khususnya angka kelahiran diusia 15-16 tahun dan itu termasuk dalam kategori remaja, Kalbar tertinggi di Indonesia yaitu 104 per 1000 kelahiran hidup. Artinya dari 1000 orang yang melahirkan ada 104 orang yang berumur antara 15-19 tahun," sebutnya.

Oleh karena itu Koalisi Muda Kalbar disebutnya gencar melakuan sosialisasi agar masyarakat tidak kawin muda dan masyarakat harus melakukan pendewasaan usia perkawinan.

"Kalau dilihat dari resiko mereka yang melahirkan masih usia remaja sangat banyak, selain pada kondisi kesehatan dirinya, seperti pendara han juga pada banyinya. Lain lagi halnya dengan banyaknya angka perceraian bagi mereka yang menikah dibawah umur dan menelantarkan anaknya," ucap Siti Masdah.

Ia mengajak untuk meningkatkan kreatifitas dan tingkatkan skill untuk menjadi con ayah dan ibu yang berkualitas bagi masa depan anak.

Penulis: Syahroni Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Suami Jebak Pria Selingkuhan Istri yang Nekat Ajak Kencan, Dilabrak lalu Dikeroyok Ramai-ramai Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Tidak ada komentar