GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan Barat

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan Barat

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan Barat Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Supadio mengalami peningkatan ya…

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan Barat

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan Barat

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Supadio mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Menteri Budi: Bandara Supadio Dukung Pariwisata Kalimantan BaratTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONOMenteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi (tiga dari kanan) foto bersama sejumlah direksi PT Angkasa Pura II usai acara peresmian Terminal Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (28/12/2017).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Budi Karya Sumadi berharap Terminal Bandar Udara Internasional Supadio Pontianak dapat mendukung pariwisata yang ada di Kalimantan Barat.

"Yang kedua adalah bagaimana fungsi-fungsi dari startup di Kalimantan Barat ini berfungsi," katanya usai acara peresmian Terminal Bandar Udara Internasional Supadio oleh Presiden Jokowi di Kabupaten Kubu Raya, Kamis (28/12/2017).

Menurutnya, peningkatan jumlah penumpang di Bandara Internasional Supadio mengalami peningkatan yang cukup pesat.

Sebab, jumlah penduduk di Kalimantan Barat tak bisa dikatakan sedikit disamping karena daya beli masyarakatnya yang juga terbilang tinggi.

"Potensi ekonominya pun bisa dikatakan cukup tinggi, konektivitas ini menjadi satu bagian yang penting bagi pulau-pulau yang lain," ucapnya.

Secara komersil, katanya, pengembangan Bandara Internasional Supadio menjanjikan masa depan yang baik bagi Kalimantan Barat.

Terlebih Kota Pontianak berada di posisi yang sangat strategis secara geografis.

Oleh sebab itu, Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN mendorong PT Angkasa Pura II untuk melakukan pengembangan infrastuktur bandara.

"Kita lihat perkembangan begitu pesat dengan kapasitas 3,4 juta, padahal limitnya 3,8 juta," ungkapnya.

Ia mengaku telah mendapat instruksi dari Presiden Jokowi untuk segera melakukan pembangunan dua kali lipat dari yang sudah dibangun saat ini.

"Tapi nanti tahunnya kita atur, saya pikir ini memberikan suatu nilai yang baik," tutupnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Pria yang Berbulan-bulan Melaut Ini Kaget Pulang Ada Fotonya dan A bu Jenazah, Ternyata yang Terjadi Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

Tidak ada komentar