KPID Kalbar Akui Tantangan Sajikan Informasi Berkualitas Saat ...

Iklan Semua Halaman

Header Menu

KPID Kalbar Akui Tantangan Sajikan Informasi Berkualitas Saat ...

Berita 24 Indonesia
Rabu, 27 Desember 2017
KPID Kalbar Akui Tantangan Sajikan Informasi Berkualitas Saat ...

KPID Kalbar Akui Tantangan Sajikan Informasi Berkualitas Saat Pilkada

Pengawasan kampanye dilakukan kepada media massa baik televisi dan radio yang dinikmati publik melalui penyiaran pada jangka waktu 14 hari

KPID Kalbar Akui Tantangan Sajikan Informasi Berkualitas Saat PilkadaIlustrasiPilkada

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Barat mengakui informasi yang beredar di media sosial (medsos) tidak semuanya bernilai positif bagi masyarakat.

Tidak jarang dijumpai informasi yang disebarkan di medsos bersifat menyesatkan, bersifat adu domba dan hoaks. Di mom en Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) 2018 diakui intensitas informasi medsos kian meningkat.

"Saya kira ini hal wajar sebagai mekanisme rekrutmen politik lima tahunan yang mesti dinikmati bersama sebagai sebuah pesta yang diminati. Untuk pesta yang diminati, kita harus sajikan informasi berkualitas baik dalam konteks politik dan kepentingan orang banyak," ungkap Kepala KPID Kalbar Muhammad Syarifudin Budi, Kamis (28/12/2017).

Baca: KONI Kalbar Gelar Sayembara Logo Porprov 2018, Ini Hadiahnya

Pilkada menjadi tantangan pihaknya guna mengajukan informasi yang layak dan memiliki nilai inspirasi publik.

Pasalnya, media sosial tidak semua orang memiliki kemampuan dan kekuatan untuk produksi informasi berkualitas.

"Bersama KPU dan Bawaslu, KPID Kalbar menjadi satu bagian yang juga terlibat dalam rangka mengawasi lalu lintas informasi. Baik menyangkut informasi seputar Pemilukada, maupun waktu khusus yang disediakan pada saat iklan layanan kampanye," terangnya.

Baca: Jokowi - Sembilan Kali Sudah Kunjungi Kalbar, Apa Saja Yang Dikerjakan Presiden?

Pengawasan kampanye dilakukan kepada media massa baik televisi dan radio yang dinikmati publik melalui penyiaran pada jangka waktu 14 hari sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU).

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Begini Reaksi Suami Mendiang Deli Cinta Sihombing saat Temui Tersangka Pembunuh Istrinya Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar