Selain Habitat, Ancaman Perburuan Hantui Kehidupan Orangutan

Selain Habitat, Ancaman Perburuan Hantui Kehidupan Orangutan Orangutan dibius terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke kandang transportasi, y...

Selain Habitat, Ancaman Perburuan Hantui Kehidupan Orangutan

Orangutan dibius terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke kandang transportasi, yang selanjutnya dibawa ke lokasi pelepasliaran di TNBBBR. Foto: Heribertus Suciadi/IAR Indonesia

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya (TNBBBR) kembali jadi hunian baru empat individu orangutan (Pongo pygmaeus) di Resort Mentatai, 22 November 2017. Dua individu bernama Vijay dan Lisa merupakan hasil rehabilitasi, sementara sisanya merupakan orangutan liar indukan dan anaknya: Mama Laila dan Lili.

“Orangutan di Kalimantan kian terancam habitatnya. Banyak hutan dikonversi menjadi kebun. Tak sedikit pula yang diburu dan diperjualbelikan. Empat orangutan ini telah dirawat di pusat rehabilitasi dan kami meyakini mereka bisa hidup di habitat liarnya,” ujar Direktur Program IAR Indonesia, Karmele L Sanchez.

Vijay merupakan orangutan jantan usia 6 tahun yang diselamatkan dari rumah warga di Tanjung Baik Budi, Ketapang, Kalimantan Barat, November 2015 silam. Vijay masih menunjukkan sifat aslinya sehingga tidak memerlukan masa rehabilitasi panjang. Perilaku positif yang sama ditunjukkan Lisa, orangutan betina sekitar 6 tahun yang masuk ke pusat rehabilitasi YIARI pada Januari 2015.

“Lama proses rehabilitasi tergantung masing-masing individu. Ada yang cepat belajar, ada pula yang sebaliknya,” ujar Karmele lagi.

Baca: Isin yang Kini Tidak Menghuni Kandang Sempit Lagi

Bahkan, beberapa individu tidak cukup beruntung dapat kembali ke alam bebas. Ada yang terlalu lama dipelihara dan mendapat perlakuan salah sehingga secara permanen kehilangan kemampuan bertahan hidup. “Ini berarti, mereka tidak akan pernah bisa dilepasliarkan seumur hidup.”

Sementara Mama Laila dan Lili diselamatkan IAR dan BKSDA Kalbar, September 2017, dari perkebunan warga di Jalan Tanjungpura. Mereka keluar dari habitatnya karena hutan tempat tinggal mereka menyempit akibat dibuka untuk kebun. “Hutan yang sempit membuat ruang hidup dan jumlah pakan menipis. Kondisi ini yang memaksa mereka keluar, demi bertahan hidup,” jelasnya.

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya dipilih sebagai tempat pelepasliaran karena hutannya yang alami dan bagus. Survei tim IAR menunjukkan jumlah pohon pakan orangutan di sini berlimpah dan statusnya sebagai taman nasional akan lebih mampu menjaga kehidupannya. Dari kajian IAR juga, di Resort Mentatai tidak ditemukan orangutan, karena sudah dinyatakan tidak ada lagi dalam 20-30 tahun terakhir.

Perjalanan menggunakan perahu menuju TNBBBR untuk pelepasliaran orangutan. Foto: Heribertus Suciadi/IAR Indonesia

Jaminan kehidupan

Kepala Balai TNBBBR, Heru Raharjo, berharap, akan semakin banyak orangutan yang hidup bebas di habitat alaminya. “Kami melakukan kegiatan pemantauan, survei tumbuhan pakan, fenologi, dan satwa pesaing, guna memastikan daya dukung kehidupan orangutan yang dlepasliarkan ini,” jelasnya.

Heru mengatakan pelibatan masyarakat lokal dalam pelestarian orangtan harus dilakukan. Tentunya dengan memberikan manfaat ekonomi dan sosial budaya juga untuk mereka. “Dengan begitu, dukungan pelestarian akan berjalan baik,” terangnya.

Kepala Balai KSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor, mengimbau masyarakat Kalimantan Barat agar lebih peduli terhadap kelestarian orangutan maupun satwa liar dilindungi lainnya. “Jangan memelihara maupun melakukan perburuan satwa liar dilindungi karena dapat mengakibatkan punahnya satwa liar yang merupakan bagian dari ekosistem kita,” jelasnya.

Masyarakat yang masih memelihara satwa liar dilindungi, diharapkan segera menyerahkannya ke kant or BKSDA Kalbar. “Saat ini upaya preventif lebih dikedepankan. Semoga dengan terbukanya informasi, perlindungan dan pelesatarian satwa liar di alamnya dapat dijalankan,” ujarnya.

TNBBBR merupakan lokasi ideal untuk pelepasliaran orangutan. Foto: IAR Indonesia

Direktur Program TFCA Kalimantan pada Yayasan KEHATI, Puspa Dewi Liman, menyatakan, dukungan finansial KEHATI untuk penyelamatan, rehabilitasi, sekaligus pelepasliaran orangutan di TNBBBR merupakan wujud nyata menjaga kehidupan satwa dilindungi ini. “Penyelamatan sangat diperlukan karena keberadaan orangutan makin terancam akibat alih fungsi lahan, perambahan, dan perdagangan,” kata Puspa.

TFCA Kalimantan merupakan program pengalihan utang dari Pemerintah Amerika Serikta untuk dipakai sebagai dana konservasi hutan di Kalimantan. KEHATI merupakan institusi yang ditunjuk sebagai ad ministrator dari Program TFCA Kalimantan yang mendukung dua program yang sudah berjalan, Heart of Borneo dan Program Karbon Hutan Berau.

Puspa mengatakan, TFCA Kalimantan tidak bisa memberikan dukungan finansial terus menerus. Dia berharap, kegiatan konservasi yang telah dilaksanakan TFCA Kalimantan bersama mitra seperti YIARI, ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah, masyarakat lokal, dan balai taman nasional. “Pastinya, para pemangku kepentingan lainnya harus dilibatkan.”

Saat ini, masih terdapat 109 individu orangutan yang dirawat di pusat penyelamatan dan rehabilitasi orangutan IAR di Ketapang. Selama 2017, sebanyak 12 individu orangutan telah dilepasliarkan IAR di TNBBR. Namun, di tahun yang sama, jumlah orangutan yang masuk ke pusat penyelamatan justru 20 individu. Ini mengindikasikan, kerusakan hutan sebagai habitat orangutan semakin tinggi.

Related

Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

COMMENTS

Tulis Artikel
Nama

Hiburan,1,
ltr
item
Berita 24 Kalimantan Barat: Selain Habitat, Ancaman Perburuan Hantui Kehidupan Orangutan
Selain Habitat, Ancaman Perburuan Hantui Kehidupan Orangutan
https://www.mongabay.co.id/wp-content/uploads/2017/11/Rilis-OU-TNBBR1.jpg
Berita 24 Kalimantan Barat
http://www.kalbar.berita24.com/2017/11/selain-habitat-ancaman-perburuan-hantui.html
http://www.kalbar.berita24.com/
http://www.kalbar.berita24.com/
http://www.kalbar.berita24.com/2017/11/selain-habitat-ancaman-perburuan-hantui.html
true
5770646763883111382
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy