GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah Dari mahalnya bahan sembako seperti cabai, dan bawang beberapa waktu lalu, namun s…

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan Pemerintah

Dari mahalnya bahan sembako seperti cabai, dan bawang beberapa waktu lalu, namun sekarang kelangkaan elpiji juga sering terjadi.

Harus Tegas Tindak Penjual Gas Subsidi Lebihi Harga Ketentuan PemerintahTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUHAMMAD FAUZIWakil Bupati Kayong Utara Idrus memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi Penggunaan LPG Non Subsidi Bright Gas di Gedung Balai Praja, Kamis (9/11/2017).

Laporan Wartawan Tribun Potianak, Muhammad Fauzi

TRIBUNPONTIANAK. CO. ID, KAYONG UTARA â€" Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus yang membuka kegiatan sosialisasi Pengg unaan LPG Non Subsidi Bright Gas di Gedung Balai Praja, Kamis (9/11/2017) berpesan kepada peserta yang mengikuti sosialisasi, bahwa penggunaan gas elpiji 3 kg hanya diperuntukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga gas 3 Kg tersebut disubsidi pemerintah.

(Baca: Tanggapi Video Adu Jotos Pelajar Cewek, Ini Kata Kadisdik )

"Tabung gas elpiji yang kita gunakan sekarang ini (gas elpiji 3 Kg) itu sebenarnya untuk orang miskin. Jadi yang 5,5 Kg ini untuk para pegawai negeri yang berpenghasilan cukup, sehingga pemerintah pusat tidak mampu lagi mensubsidi gas elpiji 3kg ini, sehingga untuk warga-warga miskin yang nanti memegang kartu miskin yang dapat gas 3 Kg," tutur Idrus.

(Baca: Mengejutkan! Pengakuan Pihak Sekolah Tentang Pemeran Video Mesum, Ini Yang Akan Dilakukan )

Selain itu, kata Idrus, saat ini beban masyarakat cukup kompleks.

Dari mahalnya bahan sembako seperti cabai, dan bawang beberapa wak tu lalu, namun sekarang kelangkaan elpiji juga sering terjadi.

Idrus pun berpesan kepada pihak Ekbag agar segera mendata kebutuhan masyarakat terkait gas elpiji, baik ukuran 3Kg, dan 5,5 Kg sehingga data yang akurat tidak menyebabkan kelangkaan di beberapa daerah di Kayong Utara.

"Memang persoalan ini tidak habis-habisnya, kalau kemarin kita heboh dengan cabai, bawang yang mahal, ditambah lagi gas yang susah dan langka. Justru Ekbag ini tolong di data, pangkalan-pangkalan yang ada se - Kabupaten Kayong Utara, sebenarnya ini kekeliruan hanya di manajemen," katanya.

(Baca: Iis Dahlia Ogah Datang ke Pernikahan Kahiyang, Netizen: Ngaca Woi, Dasar Sombong! )

Halaman selanjutnya 12
Penulis: Muhammad Fauzi Editor: Nasaruddin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Mengaku Tolak Hadiri Undangan dari Jokowi, Begini Alasan Iis Dahlia yang Bikin Warganet Tersinggung Sumber: Tribun Pontianak

Tidak ada komentar