PB Pabsi Dorong Identifikasi Bakat Atlet untuk Bersaing di Olimpiade

Iklan Semua Halaman

Header Menu

PB Pabsi Dorong Identifikasi Bakat Atlet untuk Bersaing di Olimpiade

Berita 24 Indonesia
Rabu, 18 Oktober 2017
PB Pabsi Dorong Identifikasi Bakat Atlet untuk Bersaing di Olimpiade

PB Pabsi Dorong Identifikasi Bakat Atlet untuk Bersaing di Olimpiade

Kepala Bidang Angkat Besi Pengurus Besar (PB) Pabsi Alamsyah Wijaya mengatakan, Cabor Angkat Besi saat ini sudah

PB Pabsi Dorong Identifikasi Bakat Atlet untuk Bersaing di OlimpiadeTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLISeorang siswa menjalankan pengukuran tentang tangan dalam identifikasi Calon Atlet Angkat Besi di IKIP PGRI Pontianak, Rabu (18/10/2017).

Laporan wartawan Tribun Pontianak Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Bidang Angkat Besi Pengurus Besar (PB) Pabsi Alamsyah Wijaya mengatakan, Cabor Angkat Besi saat ini sudah pada level dunia, sehingga untuk bersai ng perlu program sejak dini yang berkelanjutan.

"Angkat Besi sudah pada level Olympic. Oleh karena itu sudah perlu dilakukan indentifikasi bakat calon atlet, tidak lagi menunggu atlet datang dan dilatih," kata mantan Atlet Angkat Besi era 1980an ini.

(Baca: Sungguh Kejam, Wanita Ini Bunuh Dua Anaknya dengan Cara Dimasak Hidup-hidup di Oven )

Harapannya dengan indetifikasi bakat calon atlet ini, hasilnya untuk jangka panjang dan dilakukan secara konsisten.

Ia menjelaskan dalam identifikasi bakat calon atlet ini, peserta yang berumur 10-13 tahun akan nengikuti seleksi yakni pemeriksaan fisik, misalnya tinggi badan, tentang tangan, hingga kelunturan tubuhnya.

"Semua akan direkap dicari berapa yang terbaik kemudian dikembangkan melalui program lanjutan," jelasnya.

(Baca: Pasang Listrik Ilegal, Program Perumahan Jokowi Terancam Didenda Rp 90 Juta )

Calon atlet yang lolos identifikasi ta hap pertama ini, selanjutnya pihaknya akan menberikan semacam panduan latihan kepada guru Penjas masing-masing sekolahnya untuk mengikuti seleksi berikutnya.

"Jika lolos baru diteruskan pembinaan ke PPLP atau klub," ujarnya.

(Baca: Ikut World Food Day, Sanggau Buat Stan dengan Tema Lumbung Padi )

Pihaknya tak memasang target jumlah calon atlet yang yang bisa didapat.

Namun ia mengisyaratkan bisa saja dari sekian ratus atau ribuan, peserta hanya didapat satu atau dua calon atlet.

"Yang penting kualitas," ujarnya.

Penulis: Zulkifli Editor: Nasaruddin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Pria Pura-pura Buta Jatuhkan Uang Rp 13,5 Miliar dari Kopernya, Reaksi Orang-orang tak T erduga Sumber: Tribun Pontianak