www.AlvinAdam.com


Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Komunitas Tailor Indonesia Gelar Workshop Membuat Baju Kurung

Posted by On 02.59

Komunitas Tailor Indonesia Gelar Workshop Membuat Baju Kurung

Pameran Ekraf 2017

Komunitas Tailor Indonesia Gelar Workshop Membuat Baju Kurung

Komunitas Tailor Indonesia menggelar Workshop Pembuatan Baju Kurung di Pameran Ekonomi Kreatif 2017 di kawasan Ayani Mega Mall, Pontianak.

Komunitas Tailor Indonesia Gelar Workshop Membuat Baju KurungTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONOPeserta membuat baju kurung saat mengikuti Workshop Pembuatan Baju Kurung di Pameran Ekonomi Kreatif 2017 di kawasan Ayani Mega Mall, Pontianak, Minggu (29/10/2017).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Komunitas Tailor Indonesia menggelar Workshop Pemb uatan Baju Kurung di Pameran Ekonomi Kreatif 2017 di kawasan Ayani Mega Mall, Pontianak, Minggu (29/10/2017).

Koordinator Wilayah Komunitas Tailor Indonesia, Elfitri mengatakan, Baju Kurung yang merupakan pakaian khas suku melayu di Kota Pontianak ternyata cukup menarik minat masyarakat, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.

"Kalau mau ada event seperti HUT Kota Pontianak juga permintaan lumayan banyak," ujar Fitri.

Fitri sendiri memang aktif memasarkan Baju Kurung di galeri miliknya melalui media sosial Facebook.

"Di galeri saya yang kerjakan dua orang, sehari-hari memang aktif memasarkan lewat Facebook," kata wanita berkerudung itu.

(Baca: Kapal Tujuan Pontianak Terbakar di Laut! Bagaimana Nasib 119 Penumpang? )

Menurut Fitri, untuk membuat Baju Kurung sebetulnya tidak memakan waktu terlalu lama, bahkan dalam sehari sudah bisa selesai.

"Cuma memang bagian tersulitnya itu pada bagian lenga n sama kerahnya," tambah Fitri.

Fitri mengungkapkan, Baju Kurung bisa dibuat dengan menggunakan mesin jahit, namun karena workshop itu digelar di luar maka para peserta terpaksa menjahit dengan tangan.

"Hari ini sebenarnya ada 6 orang peserta, cuma yang satu orang sepertinya masih berhalangan," ungkap Fitri.

Kedepannya, Fitri berharap agar para desainer lokal di Pontianak lebih mengkreasikan Baju Kurung menjadi lebih modern.

"Sehingga semakin menarik minat orang," pungkasnya.

Penulis: Adelbertus Cahyono Editor: Rizky Zulham Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Tangkap Basah dan Rekam Selingkuhan Pacar saat Tanpa Busana, Model Cantik Ini Malah Menyesal... Sumber: Tribun Pontianak

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »