www.AlvinAdam.com


Berita 24 Kalimantan Barat

Subcribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

thumbnail

Posted by On 07.10

Liga Dangdut Indonesia Masuk Babak Menegangkan

JAKARTA, KOMPAS.com - Persaingan di antara duta di atas panggung Liga Dangdut Indonesia masih terus berlanjut dalam setiap Konser Nominasi Provinsi.
Salah satunya dalam Konser Nominasi Jawa Timur yang dibuka dengan kehadiran salah satu ikon kesenian asli Jawa Timur, yaitu "Reog Ponorogo" dan dilanjutkan oleh penampilan penyanyi dangdut yang berasal dari Jawa Timur, di antaranya Inul Daratista, Irwan, Sodiq dan Danang.
Sebelumnya, di awal acara penyanyi dangdut Nassar membuat satu studio terpukau dengan aksinya melamar Zaskia Gotik yang hadir sebagai Dewan Dangdut.

Saat satu-satunya peserta pria dari provinsi Jawa Timur, Roy tampil membawakan lagu "Sapu Tangan Merah", Gotik terlihat sangat menyukai penampilannya dengan senantiasa tersenyum dan berdiri menikmati alunan lagu dari Roy.
Gotik kemudian melakukan adegan romantis bersama Roy dan menimbulkan perasaan cemburu dari Nassar.

Lain halnya dengan penampilan Sherly yang membuat terjadi perdebatan panas antara Iyeth dan Inul, di mana Iyeth menilai penampilan Sherly jauh di bawah standar, sedangkan Inul merasa bahwa semua peserta yang masuk hingga babak ini sudah pasti sudah memiliki kualitas lebih dari yang lainnya.
Akhirnya penampilan dari Yuni yang membawakan lagu "Anoman Obong" berhasil membuatnya terpilih menjadi Duta Dangdut Provinsi Jawa Timur.
Esok harinya, Konser Nominasi berlanjut ke Provinsi Bali yang dibuka dengan pertunjukan Tari Kecak sebagai pembukaan Konser.

Sebagai duta yang pertama tampil, Lenny dinilai Bunda Rita dan Nassar masih memiliki banyak kekurangan dan harus lebih banyak belajar lagi. Sementara keterbatasan fisik tidak menjadi halangan bagi Mahania untuk berkarya.

Baca juga : Liga Dangdut Indonesia Cari Pedangdut Terbaik dari 34 Provinsi
Duta yang satu ini tidak dapat menyelesaikan nyanyianny a dengan sempurna karena terlalu menghayati lagu "Keramat" hingga membuatnya terisak menangis. Begitu juga dengan penonton di studio yang turut berurai air mata mendengarkan suara merdunya.

Untuk penampilannya, Mahania juga mendapatkan standing ovation dari Nassar dan Rosalina Musa hingga diakhir acara, Mahania terpilih menjadi Duta Dangdut Provinsi Bali dengan perolehan sms tertinggi 61,34 persen.
Selanjutnya adalah Konser Nominasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dibuka dengan penampilan Iko yang sering disebut mirip Adipati Dolken dengan menyanyikan lagu "Sahabat" oleh Rhoma Irama. Iko juga mendapatkan kesempatan untuk berduet dan memainkan gitar bersama Fildan.
Dilanjutkan oleh penampilan Gita yang diawal acara meraih perolehan sms tertinggi yaitu 50,92 persen. Penampilannya yang membawakan lagu "Datang Untuk Pergi" berhasil mendapatkan empat standing ovation dari Dewan Dangdut, termasuk Opa Samuel yang menilai pe milihan gaun merah yang dikenakan Gita sudah bagus dan memiliki kelebihan untuk semua orang yang memakainya.

Di akhir Konser, tersisa Gita dan Rika yang menunggu perolehan hasil SMS yang mereka dapatkan.
Nampak, Rika bersujud syukur mengira bahwa dirinya yang terpilih menjadi Duta Dangdut Provinsi Nusa Tenggara Barat hingga membuat Gita bingung karena namanya lah yang disebutkan oleh para host dan mendapatkan SMS tertinggi 33.63 persen. Gita pun memeluk Rika yang sedih dan berusaha untuk menghiburnya.

Konser Nominasi Provinsi Nusa Tenggara Timur juga tidak kalah serunya yang dibuka dengan atraksi Barongsai dalam rangka memperingati Imlek.

Penampilan pertama diawali oleh Ruly yang berhasil membuat Kak Ros terkesima dengan suaranya yang menyanyikan "Secangkir Bunga Merah".
Ruly memilih Nassar untuk menjadi Dewan Dangdut yang pertama mengomentarinya dan menurut Nassar dalam mebawakan lagu ini Ruly aman-aman saja, dapat dinikmati dengan baik namu n kurang genit.

Ada yang menarik dalam episode ini yaitu ketika Iyeth mengerjai Aulia yang sedang berulang tahun hingga menangis tersedu dan membuat tegang suasana.
Namun, suasana menjadi cair kembali ketika semua host, Sahabat Duta dan Dewan Dangdut menyanyikan "Selamat Ulang Tahun" dan membawakan kue untuk Aulia.

Di akhir acara peserta yang lolos ke Babak selanjutnya untuk menjadi Duta Dangdut Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah Ruly dengan sms 31,72 persen.
Sementara pada Konser Nominasi Provinsi Kalimantan Barat, LIDA kehadiran tamu baru untuk menjadi Dewan Dangdut. Via Vallen yang membawakan lagu "Sayang" dan "Bojo Galak" di awal acara berhasil membuat satu studio bernyanyi bersama dan menambah meriah suasana.
Kemudian, Julianti membuka kompetisi dengan menyanyikan lagu Iyeth Bustami, "Laila Canggung", yang dinilai Inul "sudah cukup manis dan tidak banyak fals". Inul juga mengatakan bahwa Jul ianti menyanyi lebih bagus dari Iyeth yang kebetulan sedang tidak bertugas menjadi Dewan Dangdut.
Dilanjutkan oleh satu-satunya peserta pria yaitu Azmin yang berhasil membuat Inul berdiri atas penampilannya membawakan lagu "Zubaidah". Inul mengaku berdiri karena sepanjang bernyanyi Azmin hanya menatap matanya saja dan membuat Bunda Rita mengatakan bahwa Azmin boleh untuk Inul saja.
Episode kali ini juga menceritakan asal usul Kota Pontianak yang membuat semua yang hadir di studio merinding seram mendengar cerita tersebut.

Pada akhirnya Duta Dangdut Provinsi Kalimantan Barat yang terpilih adalah Azmin yang mendapatkan SMS tertinggi 31 persen.


Berita Terkait

Liga Dangdut Indonesia Cari Pedangdut Terbaik dari 34 Provinsi

Terkini Lainnya

Pengabdi Setan Akan Tayang di 42 Negara

Pengabdi Setan Akan Tayang di 42 Negara

Film 19/02/2018, 21:56 WIB Sylvester Stallone Lagi-lagi Dikabarkan Meninggal Dunia

Sylvester Stallone Lagi-lagi Dikabarkan Meninggal Dunia

Seleb 19/02/2018, 21:47 WIB Ibu Pengabdi Setan Datang Lagi di iflix

Ibu Pengabdi Setan Datang Lagi di iflix

Film 19/02/2018, 21:39 WIB Ada Kemungkinan Soul Stones Muncul dalam Film Perdana Captain Marvel

Ada Kemungkinan Soul Stones Muncul dalam Film Perdana Captain Marvel

Film 19/02/2018, 21:20 WIB Dhawiya, Putri Elvy Sukaesih, Menyesal Mengonsumsi Narkoba

Dhawiya, Putri Elvy Sukaesih, Menyesal Mengonsumsi Narkoba

Seleb 19/02/2018, 20:26 WIB Manggung di Kalimantan, Rhoma Irama Disawer Motor Harley Davidson

Manggung di Kalimantan, Rhoma Irama Disawer Motor Harley Davidso n

Seleb 19/02/2018, 20:01 WIB Kesehatan Ibunda Sempat Drop Saat Jenguk Roro Fitria di Tahanan

Kesehatan Ibunda Sempat Drop Saat Jenguk Roro Fitria di Tahanan

Seleb 19/02/2018, 19:54 WIB Liga Dangdut Indonesia Masuk Babak Menegangkan

Liga Dangdut Indonesia Masuk Babak Menegangkan

Musik 19/02/2018, 19:32 WIB Park Woojin Lulus SMA, Fans Sumbang Anak Penderita Leukemia

Park Woojin Lulus SMA, Fans Sumbang Anak Penderita Leukemia

Seleb 19/02/2018, 18:23 WIB Darius Sinathrya Kenang Masa Kecil lewat Petualangan Menangkap Petir

Darius Sinathrya Kenang Masa Kecil lewat Petualangan Menangkap Petir

Film 19/02/2018, 18:20 WIB Tenar sebagai Artis, Modal Awal Hengky Kurniawan Masuk Politik

Tenar sebagai Artis, Modal Awal Hengky Kurniawan Masuk Politik

Seleb 19/02/2018, 18:17 WIB Trailer 'Terbang, Menembus Langit' Tampilkan Hidup Berliku Dion Wiyoko

Trailer "Terbang, Menembus Langit" Tampilkan Hidup Berliku Dion Wiyoko

Film 19/02/2018, 18:07 WIB Indonesian Idol Top 9 Hanya Digelar 1 Malam, Ini Daftar Lagunya

Indonesian Idol Top 9 Hanya Digelar 1 Malam, Ini Daftar Lagunya

Musik 19/02/2018, 17:55 WIB Kuasa Hukum: Elvy Sukaesih Kangen Dhawiya

Kuasa Hukum: Elvy Sukaesih Kangen Dhawiya

Seleb 19/02/2018, 17:42 WIB Kuasa Hukum Jelaskan Alasan Elvy Sukaesih Belum Jenguk Tiga Anaknya

Kuasa Hukum Jelaskan Alasan Elvy Sukaesih Belum Jenguk Tiga Anaknya

Seleb 19/02/2018, 17:22 WIB Load MoreSumber: Google News | Berita 24 Kalbar

thumbnail

Posted by On 07.10

Atraksi Lumba-lumba, Pertunjukan yang Kental Eksploitasi ...

Flora Fauna

Atraksi Lumba-lumba, Pertunjukan yang Kental Eksploitasi Ketimbang Edukasi oleh Putri Hadrian [Pontianak] di 19 February 2018

Kategori

Hutan

  • Abaikan Putusan Mahkamah Agung, Kementerian Agraria Belum Buka Data HGU Sawit
  • Setelah Perambahan, Koridor Harimau di Dangku Terancam Illegal Drilling
  • Upaya Kembalikan Lagi Hutan Jati di Muna
Hutan More articles

Laut

  • Susan Herawati: Masalah Nelayan bukan Hanya Cantrang
  • Foto : Sampah Plastik Di Lautan Indonesia
  • Susi : Cantrang Itu, Sekali Tangkap Bisa Buang Banyak Sumber Daya Ikan
Laut More articles

Flora fauna

  • Terjerat Jaring Nelayan, Begini Nasib Duyung di Konawe Utara Ini…
  • Atraksi Lumba-lumba, Pertunjukan yang Kental Eksploitasi Ketimbang Edukasi
  • Begini Nasib Payangka, Ikan Endemik Danau Tondano
Flora fauna More articles

Travel

  • Menikmati Suasana Sakral Hutan Bambu Panglipuran Tanpa Takut Tersesat
  • Foto: Pesona Danau Purba Sentarum
  • Foto: Padaido, Negeri Indah yang Terhampar di Bibir Pasifik
Travel More articles

Energi< /h4>
  • Ketika Tambang Nikel Hadir, Batubara Ancam Laut dan Udara Kabaena
  • Antara Bambu dan Kaliandra: Rebutan Proyek Energi di Tanah Orang Mentawai? (Bagian 3)
  • Koalisi: Ini Alasan Pemerintah Perlu Batalkan 9 PLTU Jawa-Bali
Energi More articles

Sosial

  • Merintis Pengelolaan Ekosistem Gunung dan Laut Pasca Letusan Gunung A gung. Seperti Apa?
  • Ketika Lahan Tercemar Limbah B3, Warga Lakardowo Hadapi Beragam Masalah
  • Bercermin dari Kasus Kendeng, Sulitnya Warga Peroleh Keadilan Lingkungan
Sosial More articles

Urban

  • Warna-warni Bantaran Anak Sungai Musi, Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat?
  • Tak Hanya Bank Sampah, Sekolah Ini Didik Siswa-siswinya Buat Produk Dari Limbah
  • Budidaya Ikan dan Bertani di Lahan Sempit. Seperti Apa?
Urban More articles

Opini

  • Opini: Menagih Utang Konstitusi soal Pengakuan dan Perlindungan Hak Masyarakat Adat
  • Pilkada dan Menyoal Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam
  • Ekosentris, Membangun Kesadaran Baru tentang Lingkungan
Opini More articles

Popular

  • Indahnya Angkasa Raya Dilihat dari Bosscha
  • Lima Kepunahan Massal dalam Sejarah Bumi. Benarkah kita memasuki kepunahan ke-6?
  • Akankah Tiga Fenomena Bulan ini Terulang Kembali?
Popular More articlesSumber: Google News | Berita 24 Kalbar

thumbnail

Posted by On 07.10

SEJUK Kalbar Harap Masyarakat Tak Jadi Netizen Rasis

SEJUK Kalbar Harap Masyarakat Tak Jadi Netizen Rasis

Komunitas Peduli Informasi (KOPI) Kalimantan Barat gelar Pelatihan Jurnalistik Anti Hoaks di Belian Room, Hotel Kapuas Dharma 1.

SEJUK Kalbar Harap Masyarakat Tak Jadi Netizen RasisTRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINOKoordinator SEJUK Kalbar, Dian Lestari dan Anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Pontianak Helmansyah Putra Pasaribu berfoto bersama dengan peserta saat Pelatihan Jurnalistik Anti Hoaks yang dinisiasi Komunitas Peduli Informasi (KOPI) Kalbar di Belian Room, Hotel Kapuas Dharma 1, Jalan Imam Bonjol, Minggu (18/2/2018).

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Komunitas Peduli Informasi (KOPI) Kalimantan Barat gelar Pelatihan Jurnalistik Anti Hoaks di Belian Room, Hotel Kapuas Dharma 1, Jalan Imam Bonjol, Minggu (18/2/2018).

Kegiatan diikuti oleh puluhan pelajar, mahasiswa, perwakilan komunitas, masyarakat umum dan Humas Polda Kalbar. Pelatihan dipaparkan oleh Koordinator SEJUK Kalbar Dian Lestari, Anggota Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Pontianak Helmansyah Putra Pasaribu dan Sekretaris Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Pontianak Reinardo Sinaga.

Koordinator SEJUK Kalbar, Dian Lestari mengimbau agar masyarakat tidak menjadi netizen yang rasis. Pasalnya, ia mendapati kondisi maraknya ujaran kebencian bernada provokatif dan jauh dari kata toleransi di berbagai media sosial (medsos).

“Itu kenyataan yang ditemui di media sosial, bahkan di kehidupan nyata. Intoleransi masih tinggi di kehidupan masyarakat,” ungkapnya saat paparan.

Dian mengatakan masih banyak ma syarakat yang belum menghargai perbedaan. Padahal, perbedaan adalah keniscayaan di Indonesia, khususnya Kalbar.

“Indonesia ini adalah keberagaman. Tuhan menjadikan manusia juga berbeda-beda. Saya mengajak anak-anak muda menghargai perbedaan dan keberagaman seperti di luar negeri. Cari persamaan, jangan cari perbedaan,” terangnya.

Ia menambahkan ketika terus memikirkan perbedaan, maka negara akan berada di ambang perpecahan. Dian ingatkan catatan kelam sejarah konflik antaretnis di Kalbar. Berdasarkan data Polda Kalbar sejak tahun 1950-1999 terjadi 11 kali konflik antaretnis di Kalbar.

“Kalbar sensitif untuk masalah suku dan agama. Penyebab konflik di Kalbar diantaranya struktural seperti konflik penguasaan Sumber Daya Alam (SDA) dan akselerator ketimpangan ekonomi. Pemicunya adalah miskomunikasi isu Suku Agama Ras dan SARA,” jelasnya.

Hoaks SARA biasanya sengaja dibuat untuk menyulut konflik di Kalbar. Ia mengajak masyarakat khususnya netizen medi a untuk tidak diam ketika menemuai rasisme.

“Netizen harus sebarkan nilai-nilai positif perdamaian di cyber space dan dunia nyata. Semakin melawan keberagaman, maka semakin membunuh kemanusiaan. Jangan menjelek-jelekkan agama lain dan merasa paling benar. Pelajari dan pahami keberagaman yang dianugerahkan Tuhan,” harapnya.

Dian berpesan ketika masyarakat temui hoaks, tindakan yang harus dilakukan adalah cek informasi,jangan mudah percaya judul berita bombastis. Masyarakat juga diminta menyebarkan klarifikasi berita fitnah.

“Laporkan web penyebar fitnah, syiar kebencian dan radikalisme ke aduankonten@mail.kominfo.go.id atau aplikasi Masyarakat Telematika (Mastel) Indonesia,” tandasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Rizky Zulham S umber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Kekasih Terobos Lampu Merah Sambil Bercanda, Wanita di Kediri Tewas Terlindas Truk Kontainer Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

thumbnail

Posted by On 07.10

Selamat! Azmin, Asal Kabupaten Sambas Akhirnya Wakili Kalbar di ...

Selamat! Azmin, Asal Kabupaten Sambas Akhirnya Wakili Kalbar di Liga Dangdut Indonesia 2018

Azmin duta asal Kabupaten Sambas yang menjuarai konser nominasi LIDA Kalbar ini akan mewakili Kalbar dalam top 34 LIDA Indosiar.

Selamat! Azmin, Asal Kabupaten Sambas Akhirnya Wakili Kalbar di Liga Dangdut Indonesia 2018InstagramAzmin duta asal Kabupaten Sambas yang menjuarai konser nominasi LIDA Kalbar ini akan mewakili Kalbar dalam top 34 Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Perhelatan konser Nominasi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar, Minggu (18/2/2018) akhirnya menelurkan kembali talenta penyanyi dangdut dari Indonesia.

Dari 5 duta dangdut dari Kalimantan Barat yang tampil diantaranya Julianti, Azmin, Putri Yandini, Dahlia Purnawati dan Dyan Sapitiri masing-masing menyuguhkan penampilan terbaik.

Baca: Hadiri LIDA Indosiar, Hairiah Kenalkan Jeruk dan Tenun Sambas

Azmin duta asal Kabupaten Sambas yang menjuarai konser nominasi LIDA Kalbar ini akan mewakili Kalbar dalam top 34 Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar.

Julianti sendiri berasal dari Kabupaten Sekadau, Azmin dari Kabupaten Sambas, Dahlia Purnamawati dari Kota Pontianak, Dyan Safitri dari Kabupaten Kubu Raya dan Putri Yandini dari Kabupaten Kayong Utara.

Baca: Wabup Sambas Langsung Hadir Saksikan LIDA Indosiar

Babak penyisihan untuk mencari satu wakil Kalbardi babak top 34 Liga Dangdut Indonesia itu, disaksikan langsung oleh sejumlah jajaran pemerintahan diantaranya Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar Kartius, Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah, Ketua DPRD Kayong Utara, M Sukardi dan sejumlah jajaran lainya.

Baca: Malam Ini 5 Duta Dangdut Kalbar Akan Tampil di Konser Nominasi LIDA, Siapa Jagoan Kamu?

Penampilan konser Nominasi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar, Minggu (18/2/2018) dibuka oleh penampilan Julianti menyanyikan lagu Laila Canggung, kemudian Azmin menyanyikan lagu Zubaedah dan Putri Yandini menyanyikan lagu Mabuk Duit, kemudian disusul penampilan Dahlia yang menyanyikan lagu Pesta Panen dan ditutup dengan penampilan Dyan Sapitiri dengan lagu Gula Gula.

Dalam acara yang dipandu oleh Ramzi, Irfan Hakim, Gilang Dirga, dan Arie Kriting ini penampilan peserta yang bersaing ini juga dikomentari langsung oleh dewan dangdut dan promotor.

Halaman selanjutnya 1234
Penulis: Dhita Mutiasari Edito r: Dhita Mutiasari Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Kekasih Terobos Lampu Merah Sambil Bercanda, Wanita di Kediri Tewas Terlindas Truk Kontainer Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

thumbnail

Posted by On 05.06

KPU Kalbar Beri Hak Paslon Perbanyak APK dan Penyebaran ...

Pilgub Kalbar

KPU Kalbar Beri Hak Paslon Perbanyak APK dan Penyebaran Bahan Kampanye, Ini Ketentuannya

Dalam PKPU, setiap paslon mendapat alokasi lima baliho dari KPU untuk dipasang di kabupaten/kota.

KPU Kalbar Beri Hak Paslon Perbanyak APK dan Penyebaran Bahan Kampanye, Ini Ketentuannya TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIZKY PRABOWO RAHINOAnggota Komisioner KPU Provinsi Provinsi Kalbar, Misrawi

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK â€" Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalbar mengatakan paslon boleh perbanyak Alat Peraga Kampanye (APK) berupa baliho, umbul-umbul dan spanduk saat masa kampanye tanggal 15 Februari-23 Juni 2018.

Berdasarkan kesepakatan, maksimal penambahan dibatasi hanya 150 persen dari jumlah sesuai ketetapan dalam PKPU. Dalam PKPU, setiap paslon mendapat alokasi lima baliho dari KPU untuk dipasang di kabupaten/kota. Lalu 20 umbul-umbul untuk tingkat kecamatan dan dua spanduk.

(Baca: Tak Dapat Tunjangan Khusus 3T, Guru-Guru Lapor ke Ombudsman )

“Dari jumlah itu, paslon dapat menambah APK sebesar 150 persen. Misalnya, baliho kan ada lima, maka 150 persen dari 5 kan tujuh baliho. Jadi, masing-masing paslon bisa nambah tujuh lagi,” ungkapnya saat diwawancarai di Kantor KPU Kalbar, Jalan Subarkah Nomor 1, Kota Pontianak, Jumat (16/2/2018).

Penambahan APK merupakan hak tim paslon masing-masing. Apakah mau ditambah atau tidak bukan jadi persoalan. Namun, ia menegaskan desain APK yang dicetak harus sama sesuai desain dan ukuran yang ditetapkan oleh KPU.

“Sebelum mencetak, paslon harus meminta persetujuan tert ulis ke KPU. Ndak bisa langsung. Harus izin dulu ke KPU. Nanti, KPU akan keluarkan surat persetujuan. Sertakan juga bukti pemesanan seperti kuitansi. Itu wajib,” terangnya.

(Baca: Bagi Zonasi Kampanye, KPU Batasi Rapat Umum Pilgub Kalbar Hanya Dua Kali )

Selain APK, paslon juga diberikan hak untuk memperbanyak penyebaran bahan kampanye berupa gambar dan stiker. Paling banyak 100 persen dari jumlah yang dicetak oleh KPU.

“Materi dan desain dari paslon masing-masing. Kami hanya menyesuaikan desain dan ukuran sesuai ketentuan KPU. Lalu melakukan pencetakan,” katanya.

Sementara itu, kampanye media massa akan berlangsung selama 14 hari mulai 10 Juni-23 Juni 2018. Misrawi menerangkan iklan kampanye sepenuhnya jadi kewenangan KPU.

“KPU yang akan pasang nanti di media apa saja. Baik media elektronik, cetak, radio, televisi maupun online. Paslon hanya membuat materi dan desain saja,” jelasnya.

Dalam kampanye iklan, KPU a kan menggandeng Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kalimantan Barat. Hal ini sebagai upaya filter apakah desain iklan yang diusulkan masing-masing paslon telah penuhi syarat penayangan.

“KPID akan menilai apakah iklan itu sudah tidak melanggar aturan periklanan atau peraturan lainnya,” tukasnya.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino Editor: Jamadin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Video Perusakan Toyota Vios usai Pengemudi Tabrak Polisi yang Mengejarnya di Jalanan Surabaya Sumber: Google News | Berita 24 Ka lbar

no image

Posted by On 20.50

Festival kuliner Pontianak bersiap pecahkan rekor MURI

  • 1 Jusuf Kalla tak dimungkinkan lagi dampingi Jokowi di Pilpres 2019
  • 2 Surya Citra bakal caplok ANTV?
  • 3 Presdir Hero Supermarket mengundurkan diri
  • 4 Penguasa bursa terus bertambah
  • 5 Fidelity Funds tambah porsi saham di Tiga Pilar Sejahtera
  • 6 Ditjen Pajak belum siap terapkan wajib lapor data kartu kredit
  • 7 Inilah rekomendasi teknikal saham POOL, IKAI dan PNBS
  • 8 Simak enam rekomendasi saham hari ini
  • 9 Arah IHSG menantikan data ekonomi
  • 10 Bisnis trade finance makin unjuk gigi
  • 11 Simak rekomendasi sejumlah analis untuk saham Pakuwon Jati
  • 12 Menanti kenaikan saham sektor kebun
  • 13 Jusuf Kalla tak akan dampingi Jokowi di Pilpres 2019
  • 14 Penawaran sukuk ritel SR-010 mulai 21 Februari hingga 16 Maret 2018
  • 15 GMF AeroAsia teken perjanjian k erja sama senilai US$ 2,4 milliar
  • 16 Inovisi Infracom berbenah demi rencana relisting
  • 17 Harga batubara DMO untuk pembangkit pakai skema batas atas dan bawah
  • 18 Sinarmas Land akuisisi 13 lantai Bakrie Tower
  • 19 Emiten berkapitalisasi pasar jumbo kini bertambah
  • 20 Jelang rilis inflasi, Wall Street masih menguat
Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

no image

Posted by On 09.06

Puteri Indonesia Kalbar 2018 Berkunjung ke Disporapar Kalbar

Berita Video

Puteri Indonesia Kalbar 2018 Berkunjung ke Disporapar Kalbar

Kedatang Wilda untuk meminta dukungan dan pembekalan terkait kepemudaan dan pariwisata dari Kepala Disporapar Kalbar

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Anesh Viduka

TRIBUNPINTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Puteri Indonesia Kalimantan Barat 2018,Wilda Octaviana Situngkir, berkesempatan mengunjungi kantor Dinas Kepemudaan,Olaharaga dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat, Jalan Sutoyo, Pontianak, Senin (5/2/2018) siang.

Kedatang Wilda untuk meminta dukungan dan pembekalan terkait kepemudaan dan pariwisata dari Kepala Disporapar Kalbar, Kartius, untuk pembekalannya mewakili Kalimantan Barat pada ajang pemilihan Puteri Indonesia 2018 di Jakarta mendatang.

Baca: Langgar Aturan, Puluhan Pelajar SMP Terjaring Razia

Wilda datang didampingi kerabat, makeup artis dan desainernya.

Penulis: Anesh Viduka Editor: Jamadin Sumber: Tribun Pontianak Ikuti kami di Pakai Tenaga Dalam, Aksi Prajurit Kopassus Praka Pujiono Temukan Korban yang Tertimbun Tanah Longsor Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar

thumbnail

Posted by On 09.06

Imlek di Kalbar, Garuda Akan Tambah Penerbangan ke Pontianak

Imlek di Kalbar, Garuda Akan Tambah Penerbangan ke Pontianak Reporter:

Antara

Editor:

Anisa Luciana

Rabu, 7 Februari 2018 17:10 WIB
Imlek di Kalbar, Garuda Akan Tambah Penerbangan ke Pontianak

Ilustrasi Garuda Indonesia. Dok. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Garuda Indonesia akan mengajukan penerbangan tambahan ke Pontianak dalam rangka menyambut perayaan tahun baru Imlek.

"Saat Imlek, jumlah penumpa ng meningkat dari hari biasanya sehingga ada penambahan penerbangan," ujar General Manager Garuda Indonesia Pontianak, Siswanto HP, di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu, 7 Februari 2018.

Baca juga: Hadapi Imlek 2018, Sriwijaya Air Sediakan 21 Ribu Kursi Tambahan

Ia menjelaskan, rencana penambahan penerbangan adalah di rute Pontianak-Jakarta PP. "Rute tersebut masih yang mendominasi dari segi jumlah penumpang sehingga perlu ada penambahan," katanya.

Puncak keterisian penumpang Garuda Indonesia saat Imlek didominasi dari Jakarta menuju Pontianak. "Pasca perayaan Imlek baru dari Pontianak-Jakarta yang akan lebih mendominasi," kata Siswanto.

Sementara itu, Direktur Jejaring Wisata (Jewita) Kalimantan Barat, Aristono, menilai momentum perayaan Imlek, khususnya di agenda Cap Go Meh, merupakan agenda yang dapat menarik wisatawan dari luar ke Kalimantan Barat.

"Setiap tahunnya agenda Cap Go Meh digelar di Kalim antan Barat. Kita berharap tahun ini lebih meriah dan terus mendatangkan wisatawan dari luar," tuturnya.

ANTARA

Terkait
  • Menjelang Imlek, Menyaksikan Tradisi Memandikan Rupang Para Dewa

    Menjelang Imlek, Menyaksikan Tradisi Memandikan Rupang Para Dewa

    10 jam lalu
  • Hadapi Imlek 2018, Sriwijaya Air Sediakan 21 Ribu Kursi Tambahan

    Hadapi Imlek 2018, Sriwijaya Air Sediakan 21 Ribu Kursi Tambahan

    17 jam lalu
  • Imlek 2018, Pasar Gede Solo Berhias 5 Ribu Lampion

    Imlek 2018, Pasar Gede Solo Berhias 5 Ribu Lampion

    1 hari lalu
  • Jembatan Kaca Hiasi Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang

    Jembatan Kaca Hiasi Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Singkawang

    1 hari lalu
  • Rekomendasi
  • Kementerian Lingkungan Hidup Beberkan Penyebab Banjir di Jakarta

    Kementerian Lingkungan Hidup Beberkan Penyebab Banjir di Jakarta

    3 jam lalu
  • IMF: Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 6,5 Persen

    IMF: Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 6,5 Persen

    11 jam lalu
  • Chatib Basri Sebutkan Kunci    Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

    Chatib Basri Sebutkan Kunci Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

    11 jam lalu
  • Ganjil Genap Tol Jakarta-Cikampek Khusus untuk Titik Terpadat

    Ganjil Genap Tol Jakarta-Cikampek Khusus untuk Titik Terpadat

    18 jam lalu
  • Foto
  • Potret Wanita Tangguh di Perkebunan Kopi Robusta Nikaragua

    Potret Wanita Tangguh di Perkebunan Kopi Robusta Nikaragua

    3 jam lalu
  • Harga Bahan Baku Naik, Industri Roti Tergencet

    Harga Bahan Baku Naik, Industri Roti Tergencet

    5 jam lalu
  • Intip Proses Pembuatan Sepatu Boots Aigle

    Intip Proses Pembuatan Sepatu Boots Aigle

    16 jam lalu
  • Jelang Imlek Produksi Dodol Keranjang Melonjak Tinggi

    Jelang Imlek Produksi Dodol Keranjang Melonjak Tinggi

    2 hari lalu
  • Video
  • Begini Sibuknya Pekerja Produksi Kue Keranjang Jelang Imlek

    Begini Sibuknya Pekerja Produksi Kue Keranjang Jelang Imlek

    1 hari lalu
  • Adhi Karya Genjot Lini Bisnis Properti

    Adhi Karya Genjot Lini Bisnis Properti

    3 hari lalu
  • Siak Panen Raya di Tengah Kebijakan Impor Beras

    Siak Panen Raya di Tengah Kebijakan Impor Beras

    7 hari lalu
  • Melongok Pembuatan Lilin Imlek di Vihara Darma Ramsi

    Melongok Pembuatan Lilin Imlek di Vihara Darma Ramsi

    8 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Sri Mulyani Komentar Soal Rencana Gaji PNS Dipotong untuk Zakat

  • 2

    Bursa Saham Memerah, Sri Mulyani Lakukan Antisipasi

  • 3

    Ganjil Genap Tol Jakarta-Cikampek Khusus untuk Titik Terpadat

  • 4

    IMF: Ekonomi Indonesia Berpotensi Tumbuh Hingga 6,5 Persen

  • 5

    Soal Rencana Aturan Zakat PNS, Sri Mulyani: Harus Diakomodasi

  • Fokus
  • Reformasi TNI di Masa Presiden Jokowi Dinilai Berjalan Mundur

    Reformasi TNI di Masa Presiden Jokowi Dinilai Berjalan Mundur

  • TNI Kembali Aktif di Urusan Sipil, Dwifungsi ala Orde Baru?

    TNI Kembali Aktif di Urusan Sipil, Dwifungsi ala Orde Baru?

  • Intimidasi terhadap Jurnalis BBC yang Meliput di Papua, Dikecam

    Intimidasi terhadap Jurnalis BBC yang Meliput di Papua, Dikecam

  • OTT Bupati Jombang Nyono Suharli Diduga Terkait Dana Kesehatan

    OTT Bu pati Jombang Nyono Suharli Diduga Terkait Dana Kesehatan

  • Terkini
  • Ini Alasan Memilih Saham Sektor Komoditas di 2018

    Ini Alasan Memilih Saham Sektor Komoditas di 2018

    3 jam lalu
  • 2018, Bank Mandiri Prediksi Suku Bunga Kredit Akan Turun Tajam

    2018, Bank Mandiri Prediksi Suku Bunga Kredit Akan Turun Tajam

    3 jam lalu
  • Bank Indonesia: Cadangan Devisa Naik pada Akhir Januari 2018

    Bank Indonesia: Cadangan Devisa Naik pada Akhir Januari 2018

    3 jam lalu
  • Gubernur BI Sebutkan Empat Indikator Pengembangan Manufaktur

    Gubernur BI Sebutkan Empat Indikator Pengembangan Manufaktur

    3 jam lalu
  • Kementerian Lingkungan Hidup Beberkan Penyebab Banjir di Jakarta

    Kementerian Lingkungan Hidup Beberkan Penyebab Banjir di Jakarta

    3 jam lalu
  • Bank Indonesia Sebut Pelonggaran Suku Bunga Acuan Terbatas

    Bank Indonesia Sebut Pelon ggaran Suku Bunga Acuan Terbatas

    3 jam lalu
  • Surplus, Alasan Beras Impor Tak Diharapkan Masuk ke Sumsel

    Surplus, Alasan Beras Impor Tak Diharapkan Masuk ke Sumsel

    4 jam lalu
  • Mayoritas Mata Uang Asia Menguat, Rupiah Masih Tertahan Pelemahan

    Mayoritas Mata Uang Asia Menguat, Rupiah Masih Tertahan Pelemahan

    4 jam lalu
  • ASN Tolak Gajinya Dipotong Zakat, Menag: Bisa Ajukan Keberatan

    ASN Tolak Gajinya Dipotong Zakat, Menag: Bisa Aj ukan Keberatan

    4 jam lalu
  • Aksi Jual Masih Ramai, IHSG Berhasil Rebound

    Aksi Jual Masih Ramai, IHSG Berhasil Rebound

    4 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Kecelakaan Kerja di Jabodetabek Oktober 2017 - Februari 2018

    Sejak Oktober 2017, setidaknya terjadi 8 kasus kecelakaan kerja di Jabodetabek dan memakan 5 korban jiwa.

    Sumber: Google News | Berita 24 Kalbar